4 Tips Buat yang Suka Bikepacking

Sepeda Kona yang siap untuk berangkat bikepacking (foto : Henki Prasetia (Facebook))

Istilah ‘bikepacking’ sebenarnya adalah perpaduan antara bicycle touring dengan backpacking. Touring identik dengan bersepeda jarak jauh, sedangkan backpacking identik dengan bepergian hanya dengan tas menempel di punggung. ‘Bikepacking’ yang merupakan kombinasi keduanya menawarkan hal lebih, bepergian untuk jarah yang jauh (biasanya beberapa hari), menggunakan peralatan camping yang ringan dan sesuai dengan tas yang digendong atau compatible dengan frame sepeda. Setup yang streamline membuatnya lebih mudah untuk bersepeda pada jalanan yang kasar bergelombang.

Beberapa tips agar bikepacking lebih menyenangkan:

Tentukan Rute yang Cocok
Perhatikan jarak, prediksi cuaca, keadaan jalanan, dan tanjakan-turunan yang ada, namun jangan lupakan sensasi petualangannya. Rute jalan yang melewati tempat-tempat yang menarik dan tanjakan-turunan yang menantang akan membuat perjalanan lebih menyenangkan.

Seminimalis Mungkin
Semakin ringan beban bawaan, semakin menyenangkan perjalanannya. Makanan dan minuman bisa diperoleh di sepanjang perjalanan; tenang saja, di Indonesia masih ada banyak warung makan yang buka, pun dengan minimarket. Kalau memang harus membawa gula, kopi, atau teh, kemaslah dengan kemasan yang kecil, dan secukupnya saja untuk perjalanan itu. Hal itu juga bisa berlaku untuk pasta gigi, shampo, dll.

Kemaslah dengan Cerdas
Untuk trip pendek, menggunakan tas punggung kecil mungkin sudah cukup; dibandingkan dengan pannier, yang lebih berat dan lebih sulit untuk menjaga keseimbangan. Tenda dan framenya bisa juga ditaruh dan diikat pada handle-bar, yang akan memberikan keringanan beban untuk punggung.

Bawa barang Favorit
Buat yang suka memancing, tidak ada salahnya untuk membawa alat pancing. Buat yang suka bermusik, bawalah alat musik yang kecil dan ringkas; harmonika bisa menjadi pilihan, atau gitar kecil / ukulele.

image: dancun mc
image: dancun mc