Tips Kembali Bugar Setelah Sakit

Latihan ringan di dalam rumah bisa dilakukan agar tubuh tidak terlalu kaget setelah lama tidak bersepeda (via YouTube).

Flu atau influenza adalah penyakit yang sepele namun tetap saja menyusahkan. Seseorang yang terkena flu bisa saja hanya butuh sehari untuk sembuh, namun ada pula yang memerlukan waktu lebih dari seminggu. Saat flu melanda, benar-benar tak nyaman untuk melakukan semua hal, bahkan bersepeda.

Jika pernah mengalaminya, bagaimana rasanya? Menyebalkan? Tidak bisa bersepeda padahal sangat ingin melakukannya agar segera sembuh?

Jadi, bagaimana caranya agar bisa kembali lagi memiliki tubuh yang segar bugar? Berikut saran dari Trevor Connor, seorang pelatih fitness di Amerika Serikat :

1. Jangan panik
Ya, setelah terkena flu dan menuju kembali sembuh, tubuh tidak bisa langsung kembali fit seperti sedia kala, saat sebelum terkena flu. Empat hari tanpa memegang sepeda memang menyebalkan, namun waktu selama itu belum akan menghilangkan tingkat kebugaran. Lain ceritanya jika flu dialami dalam waktu yang lama, dua minggu misalnya. Maka tubuh akan lebih susah untuk kembali fit. Namun jangan khawatir, tubuh punya mekanisme mesin pengingatnya sendiri, yang mengetahui kemampuan dasar tubuh kita, sebagai langkah awal untuk kembali fit dan bugar.

Dari kemampuan dasar tersebut, maka dibutuhkan ‘pemanasan’ secara berkala, agar tubuh sedikit demi sedikit kembali tergerak dan menuju bugar kembali.

2. Jangan terburu-buru
Sesaat setelah merasa tubuh lebih baik, pasti ada keinginan untuk segera berlatih dan berolahraga lagi agar tubuh segera bugar. Namun jika tubuh belum terlalu fit atau mampu untuk kembali ke porsi latihan normal, jika dipaksakan, hal itu malah akan memperburuk keadaan, memperburuk sakitnya. Pastikan tubuh sudah benar-benar sembuh, jika perlu, tunggu hingga sehari atau dua hari setelah merasa benar-benar sembuh, dan masuki kembali hari-hari bersepeda.

Saat belum sembuh benar, maka manfaatkanlah untuk beristirahat. Atau jika memang ingin sedikit berolahraga, maka lakukanlan kegiatan di rumah sehari-hari, seperti lebih rajin mencuci atau membersihkan perabot rumah. Namun jika memang benar-benar malas, maka selonjoran di sofa sambil menonton televisi adalah pilihan yang tepat.

3. Memulai kembali dengan pelan namun pasti
Saat kembali ke waktu normal untuk bersepeda sangat bervariasi, tergantung pada berapa lama kita sudah tidak memegang sepeda. Jika sudah tidak bersepeda selama seminggu atau kurang, maka sepedaan sebentar saja (semisal 1,5 jam) akan membantu tubuh sedikit kembali ke kemampuan awal (sebelum sakit). Dan jika kemudian sudah merasakan kebugaran seperti yang seharusnya, maka tingkatkan intensitas bersepedanya. Keinginan untuk emnambah intensitas memang membara, karena kebugaran yang sempat hilang selama beberapa saat, namun perlu diingat juga bahwa otot tubuh mungkin belum terlalu siap untuk melakukan kegiatan intensitas tinggi, setelah ‘beristirahat’ agak lama.

Akan lebih susah jika sakit yang dialami selama dua minggu atau lebih. Bersepedalah sebentar saja, selama tiga atau empat hari. Lakukanlah olahraga lain selain bersepeda, juga dengan intensitas yang rendah atau ringan, seperti jogging ringan yang bisa diselingi sprint sejenak.

Kembali berolahraga dan bersepeda dengan intensitas ringan namun teratur, lama kelamaan akan mengembalikan kebugaran dan kemampuan tubuh seperti sedia kala, dan dengan risiko cedera yang kecil dan tak memperparah sakit yang dialami sebelumnya.

(diolah dari www.velonews.com)