Tahun Baru, Resolusi Bersepeda Baru?

Ilustrasi via en.riviera.rimini.it

Tahun baru sudah hampir dua minggu berlalu. Lalu, apa artinya? Ada resolusi? Atau hanya menjalani apa yang sudah biasa dilakukan?

Oke, coba kita pikir-pikir lagi. Tahun baru, pasti sebagian besar orang ingin sesuatu yang baru. Resolusi-resolusi pun diujarkan, dengan harapan bisa terpenuhi di tahun yang baru ini. Semisal ingin menjalani pola hidup yang lebih sehat, ingin berkurang berat badannya, ingin selalu bugar agar bisa tetap fit dan menjalani banyak aktivitas, dan lainnya.

Banyak resolusi, dan dengan pikiran bahwa ‘kita harus bisa melakukannya’. Namun bagaimana jadinya jika ada sebagian, atau malah sebagian besar dari resolusi yang merupakan wujud keinginan itu tak bisa terpenuhi atau gagal terwujud? Kecewa, tentu saja. Namun sebelum terjadi ‘kekecewaan’ itu, pikiran kita akan penuh dengan tekanan, stres, agar bagaimana caranya bisa memenuhi resolusi yang sudah dicita-citakan tersebut.

_________________

Tahun baru adalah simbol pergantian dari suatu hal yang lama menjadi yang baru. Sesuatu hal yang baru menimbulkan optimisme baru, menciptakan semangat baru.

Di tahun-tahun sebelumnya kita pasti juga memiliki cita-cita, dan berhasil menjadikan beberapa dari yang dicita-citakan itu menjadi kenyataan. Dengan bisa mencapai beberapa hal yang dicita-citakan, itu berarti kita bisa menghargai diri kita sendiri, dan hal-hal yang menjadi cita-cita itu setidaknya akan membuat kita menjadi orang yang lebih tertata dan lebih berusaha.

Namun ada kalanya, kita memiliki banyak cita-cita atau resolusi, namun terlalu sibuk dengan pekerjaan atau urusan keluarga, sehingga secara tidak sadar kita akan sedikit stres karena tak bisa memenuhi cita-cita yang diinginkan.

Jadi, ada baiknya jika kita mau sedikit mengurangi jumlah resolusi dan mau menjalani hal-hal yang sudah biasanya dilakukan, agar kita tak terbebani dengan keharusan untuk memenuhi resolusi. Pada akhirnya, juga akan mengurangi tingkat stres dan rasa tertekan pada diri sendiri.

Mungkin beberapa di antara pesepeda yang membaca tulisan ini tidak akan setuju, terutama bagi pesepeda yang mengikuti ajang bersepeda yang kompetitif.

Oke, bagaimana dengan kamu? Apakah kamu punya banyak resolusi atau cita-cita yang berkaitan dengan sepeda? Atau hanya ada sedikit resolusi, tapi kamu yakin bisa melakukannya?

Nikmatilah tiap kayuhan, apapun sepedamu.

(diolah dari www.bikeradar.com)





Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail