Bercinta Malam Sebelum Keesokan Paginya Bersepeda?

Ilustrasi via www.bicycling.com

Artikel ini, bagi pembaca di Indonesia, mungkin lebih cocok buat pesepeda yang sudah berkeluarga, beristri atau bersuami. Bagaimana dengan di luar negeri? Itu urusan mereka masing-masing.

Banyak pembalap sepeda yang mengulik pernyataan guyonan dari Greg LeMond, bahwa bercinta di malam sebelum perlombaan akan menambah nyenyaknya tidur dan gairah saat berlomba keesokan harinya, namun banyak pula pembalap lain yang memilih untuk tidak melakukannya, takut bahwa percintaannya semalam sebelumnya akan berpengaruh terhadap performanya. Kelompok yang kedua, yang memilih untuk tidak melakukan, punya alasan untuk kemudian bisa agak bersantai: Sebuah review dari beberapa penelitian yang membahas tentang kegiatan seks sebelum hari perlombaan, mungkin memang akan berpengaruh negatif pada performa saat berlomba, namun ternyata juga bisa memberikan manfaat positif.

Hanya ada 9 penelitian yang dianggap cukup komprehensif untuk diikutsertakan dalam review itu, yang dilakukan oleh Laura Stefani, asisten profesor kesehatan olahraga di Universitas Firenze. Dia menyimpulkan, “Kami tunjukkan tak ada bukti tegas yang mengindikasikan bahwa aktivitas seksual memiliki efek negatif terhadap hasil atau kegiatan berolahraga”.

Namun, Laura menyatakan bahwa dari review beberapa penelitian itu masih terdapat kekurangan dan perlu penelitian lebih lanjut lagi. “Kami menunjukkan bahwa topik tersebut belum diteliti dengan baik dan masih hanya berkisar tentang guyonan atau anekdot saja”. Secara keseluruhan, dari review itu menyatakan bahwa aktivitas seksual mungkin akan bermanfaat bagi performa saat berolahraga, namun belum cukup bukti untuk bisa dinyatakan dengan pasti.

Penelitian sebelumnya pernah dilakukan oleh Barry Komisaruk, profesor psikologi di Universitas Rutgers di Newark, yang mendukung penelitian Laura. Penelitiannya tentang orgasme pada perempuan menunjukkan bahwa pelepasan hormon setelah orgasme berfungsi sebagai ‘penahan rasa sakit’ selama hampir 24 jam setelahnya, yang mungkin, secara teori, bisa membuat para perempuan mengayuh pedal lebih kuat dan lebih cepat pada saat berlomba.

Faktanya, memilih bercinta di malam sebelum perlombaan akan berdampak positif: Artinya, hormon tubuh akan bekerja sebagaimana mestinya, juga karena bersepeda tidak akan mempengaruhi hasrat seksual, hormon dan fertilitas.

Mungkin satu-satunya hal yang memberatkan untuk melakukan percintaan dan berpengaruh dengan performa pada saat berlomba esok hari adalah jika mengalami stres emosional, maka performa pada saat berlomba akan negatif.

Jadi, bebaskanlah diri untuk bisa bercinta di malam sebelum balapan. Bebas, namun tetap bertanggung jawab.

(diolah dari www.bicycling.com)