7 Manfaat Mengkonsumsi Telur

Telur dadar sebagai menu sarapan (via incredibleegg.org)

Kebanyakan orang Amerika tumbuh dengan anggapan bahwa telur dipenuhi kolesterol yang dapat menghambat pembuluh arteri dan mengonsumsi telur akan meningkatkan kemungkinan terkena penyakit jantung. Namun saat peneliti di Wake Forest University me-review beberapa penelitian sains terkenal, mereka menemukan bahwa tidak ada hubungan antara makan telur dengan penyakit jantung. Nyatanya, banyak ahli kesehatan terkemuka menyatakan bahwa telur adalah makanan yang sempurna. Putih telur dan kuning telur saling melengkapi, menyediakan vitamin yang cukup, lemak sehat, mineral dan nutrien lainnya; di dalam satu kemasan, yang rendah kalori.

Berikut 7 alasan untuk makan telur :

Meningkatkan Mood
Telur mengandung gabungan asam lemak omega-3, seng, vitamin B, dan iodida; nutrien yang bekerja secara bersamaan untuk melawan rasa lelah dan mood yang jelek.

Memelihara Sistem Otot
Telur adalah salah satu sumber makanan dari alam yang terbaik. Yang di dalamnya terkandung protein yang memelihara otot, dalam kemasan rendah kalori. Vitamin B12 dalam telur membantu memperkuat kontraksi otot.

Mencegah Kanker
Perempuan yang mengonsumsi kolin (nutrien yang terdapat dalam telur) dalam dosis tinggi, 24 persen lebih rendah kemungkinannya untuk terkena kanker payudara, berdasarkan penelitian akhir-akhir ini. Sebutir telur mengandung 30 persen Angka Kecukupan Gizi untuk kolin.

Nutrisi untuk Otak
Kandungan kolin dalam telur membantu ingatan tetap tajam, sembari memproduksi asetilkolin – neurotransmiter yang membantu menyimpan dan mengingat informasi lebih baik. Telur ayam kampung mengandung lebih banyak omega-3 yang juga membantu meningkatkan kinerja otak.

Menyelamatkan Indera Penglihatan
Telur kaya akan lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang membantu mencegah terjadinya katarak pada mata. Pastikan saja untuk memakan kuning telurnya.

Membantu Mengurangi Berat Badan
Makan telur adalah cara yang nikmat untuk mengurangi berat badan. Peneliti dari Universitas Negeri Louisiana menemukan bahwa orang yang mengalami obesitas (kegemukan) memilih untuk sarapan dengan telur daripada roti, paling tidak lima kali dalam seminggu; berat badan mereka berkurang lebih banyak 65% daripada yang mengonsumsi roti sebagai menu sarapan. Penelitian lain di St. Louis University menemukan bahwa sarapan dengan telur akan menurunkan hasrat untuk mengonsumsi kalori di sisa hari itu.

Menghentikan Kepunahan
Kandungan nutrisi dalam telur yang lebih kaya pada telur ayam kampung membantu tetap lestarinya ayam kampung itu sendiri. Industri telah mengubah produksi hanya sekedar bisa memenuhi permintaan pasar, tanpa mempertimbangkan kandungan nutrisi di dalamnya.