3 Tips Bersepeda di Saat Hujan

Ilustrasi via peopleforbikes.org

Bersepeda pada saat hujan membutuhkan ‘perencanaan’, terkait dengan apa yang harus dipakai dan kapan harus mengerem. Berikut sedikit saran dari Sarah Storey, salah seorang pembalap nasional Inggris Raya:

1. Memakai pakaian berwarna terang

Selain memakai kaos berwarna terang, akan lebih baik lagi jika memakai aksesoris yang reflektif, seperti rompi reflektor atau pengikat celana reflektif. Hujan akan membuat jarak pandang, baik pesepeda ataupun pengguna motor atau mobil, berkurang. Selain kaos, jika memakai jas hujan atau jaket waterproof, sebaiknya juga yang berwarna terang atau reflektif.

Helm yang digunakan juga sebaiknya tertutup, atau memiliki cover, sehingga kepala tidak akan basah. Memakai juga akan membantu melindungi mata dari tetesan air hujan.

Jaket reflektif (via www.bikeradar.com)

2. Mengantisipasi grip yang kurang

Jalanan yang basah karena hujan membuat kita harus lebih berhati-hati, apalagi saat melewati jalan yang menurun.

Air hujan membuat cengekeraman ban terhadap permukaan jalan berkurang. Jika tiba-tiba mengerem, maka bisa dipastikan ban atau roda sepeda akan selip, dan akhirnya terjatuh.

3. Berhati-hati di tikungan

Lebih berhati-hati lagi jika melewati tikungan pada saat hujan. Selain melaju dengan lebih pelan, juga bisa msedikit mengurangi tekanan angin pada ban, sehingga ban akan mendapatkan cengkeraman yang lebih bagus.

Pengereman juga tidak boleh mendadak. Perhatian lebih juga diperlukan saat melintasi marka jalan atau ‘cat’ penanda jalan yang lain, karena akan lebih licin saat tergenang air.

Ilustrasi via Getty Images.

(diolah dari www.bikeradar.com)