Favorit, Sepeda Klasik dari Republik Ceko

Favorit.cz

Kembali ke tahun 1922, saat besi masih menjadi satu-satunya pilihan untuk dijadikan frame sepeda, pabrik sepeda dari Republik Ceko, Favorit, tetap melanjutkan kegiatan produksinya selama dekade-dekade berikutnya, mulai dari sepeda road bike hingga sepeda ‘harian’ yang biasa digunakan untuk komuting. Namun inovasi dari pabrik tersebut belum muncul ke pasaran, hingga pada 2015 pemiliknya memutuskan untuk memproduksi sepeda berbahan karbon, yang akan mengingatkan orang-orang di Republik Ceko akan sepeda di masa kecilnya dahulu, namun kali ini dengan kualitas bahan yang lebih mentereng. Keluaran terbaru dari Favorit adalah empat sepeda untuk komuting, atau sering disebut dengan urban bike, dengan frame berbahan karbon yang dibuat di Republik Ceko, dengan internal lugs terbuat dari aluminium dan menggunakan belt yang ‘bebas perawatan’, serta menggunakan komponen-komponen yang juga berasal dari pabrikan Eropa…..

Dari tahun 1950an, sepeda balap kelas atas buatan Favorit telah digunakan di ajang Olimpiade, beberapa kali juara di berbagai level displin ajang balap sepeda, serta beberapa kejuaraan balap dunia lainnya. Pada akhir tahun 1970an, mereka telah memproduksi jutaan sepeda, serta mengeklaim diri mereka sebagai perusahaan pertama di dunia yang memproduksi masal sepeda yang menggunakan belt drive, jauh sebelum kemudian belt drive dikenal sebagai ciri khas Gates. Kini, visi baru dari merek lama Favorit adalah kembali menjadi pemain utama di kelas atas sepeda dunia.

Sepeda yang menjadi pemain utama kali ini adalah sepeda yang diberi label lifestyle bikes, Cronos, Bigboss, Aviator dan Diamante. Masing-masing seri memiliki dasar frame yang sama, yang menggunakan belt drive, kemudian diberi aksen yang berbeda-beda yang memberi ciri khasnya, yang ditujukan untuk pesepeda yang berbeda pula, namun keempatnya memiliki label harga yang sama. Tubingnya saling dirangkai menjadi frame dengan kombinasi lugs karbon dan beberapa sambungan menggunakan lugs aluminium, seperti pada bottom bracket, fork dan dropout. Detil tersebut membuat frame favorit terlihat sangat estetis dan menjaga ‘indahnya’ frame besi yang klasik, namun memiliki bobot yang lebih ringan dan kekokohan bahan karbon. Hasil akhirnya adalah frame yang relatif ringan (antara 1.100 – 1.400 gram) dan dirakit menjadi sebuah city bike, yang beratnya berkisar antara 9 kg hingga 12 kg, tergantung dari aksesoris apa saja yang terpasang.

Konsep dari keempat sepeda itu adalah gagasan bahwa setiap orang yang mengendarainya ingin terlihat manis, asyik dinaiki, dan tangguh untuk berkeliling kota. Dan dengan sejarahnya sebagai salah satu pabrikan tua di Eropa, apa salahnya jika orang Eropa menghargai hasil karya dari bangsa rumpun mereka sendiri…

Cronos.

Cronos adalah city bike besutan Favorit yang tampak modern, dengan lebar flatbar yang medium, yang cocok untuk menjelajah sudut kota yang sempit…

Bigboss.

Bigboss menggunakan dropbar dengan posisi riding yang relatif rendah, tak seperti sepeda balap yang sebenarnya. Hal ini memberikan kesan sepeda balap di sebuah city bike…

Aviator.

Aviator adalah sepeda komuting yang klasik, dengan posisi handle bar yang lebih santai, sehingga posisi duduk pun akan lebih tegak, dilengkapi pula dengan fender dan rak belakang, yang bisa digunakan untuk memasang pannier…

Diamante.

Terakhir, Diamante memiliki tube tambahan di ‘segitiga utama’ frame, sehingga memiliki clearance yang lebih tinggi, serta dilengkapi handle bar yang hampir sama dengan Aviator, sangat cocok untuk bersantai berkeliling kota…

Lampu LED yang terintegrasi dengan stem.

Dengan belt drive, semua sepeda menggunakan internal gear. Gear yang standard digunakan adalah Shimano Alfine mekanis, namun Favorit juga memberikan pilihan untuk upgrade dengan Shimano Di2, bagi mereka yang menginginkan shifting secara elektronis. Keempat sepeda itu menggunakan disc brakes yang memberikan pengereman yang lebih pakem, ban buatan Republik Ceko yang dilengkapi fitur anti puncture, dan menggunakan bel elektronik. Sepeda-sepeda itu juga dilengkapi lampu LED depan dan belakang yang menggunakan sensor, sehingga bisa secara otomatis menyala jika hari mulai redup. Tenaganya disuplai dari dynamo hub, yang secara otomatis terisi saat roda sepeda berputar.

Setiap sepeda tersedia dengan warna hijau atau biru metalik, atau merah atau putih mutiara, dengan harga yang sama, yaitu €2.990, untuk sepeda yang menggunakan Shimano Alfine 11. Namun jika sekaligus diupgrade dengan Shimano Di2, maka harganya akan lebih mahal €1.000. Harga tersebut sudah termasuk ongkos kirim untuk ke seluruh Eropa. Favorit akan memproduksi sepeda jika ada pesanan, sehingga setiap sepeda akan sesuai dengan ukuran tubuh si pengendara nantinya. Pemesan juga bisa memesan namanya terpasang pada plat kecil yang akan ditempelkan pada frame sepeda. Waktu pengiriman bervariasi, tergantung tempat dan kondisi musim, namun sepeda Favorit custom rata-rata membutuhkan waktu antara 2 hingga 4 bulan, mulai dari pemesanan hingga sepeda pesanan sampai di pembelinya.

(diolah dari www.bikerumor.com)