Investigasi Fizik : Apakah Rotor Bisa Merusak Produk Sepatunya?

Luka yang dialami oleh ouwain Doull di Abu Dhabi Tour (via www.cyclingnews.com / Sophie Smith).

Produsen apparel dan komponen sepeda, Fizik, mempertimbangkan untuk melakukan investigasi apakah sepatunya bisa ‘tahan’ jika terkena rotor atau cakram yang digunakan pada sepeda balap, menyusul terjadinya kecelakaan fatal di ajang Abu Dhabi Tour.

Ouwain Doull menderita luka di kaki kirinya, setelah sepatu Fizik R1B-nya sobek terkena cakram, di tabrakan yang melibatkan Marcel Kittel, yang menggunakan road bike dengan disc brakes pada ajang tersebut.

Luka yang dialami Ouwain Doull kemungkinan besar memang terkena cakram dari sepeda Marcel Kittel, namun ada juga spekulasi yang menyatakan bahwa luka tersebut karena terkena pembatas jalan saat tabrakan terjadi.

Manajer pemasaran global Fizik, Nicolo Ildos memang tidak punya bukti utama, namun memastikan bahwa cakram bisa menjadi penyebab rusaknya sepatu yang dipakai Ouwain Doull, hingga kakinya luka.

Nicolo Ildos berkata pada CyclingNews, “Aku ingin terlebih dahulu mengetahui hasil investigasi resmi yang dilakukan, sebelum aku bisa membuat kesimpulan. Namun aku belum pernah melihat sepatu Fizik ‘teriris’ seperti itu. Dan ada sekitar 50 pembalap profesional yang menggunakan produk kami, dan kami, secara tidak langsung, telah memiliki bukti bekas kecelakaan dalam beberapa tahun terakhir ini.”

“Dalam kasus Ouwain Doull ini, sobek yang teradi pada sepatu bersih dan rapi, lurus, seperti teriris oleh tepian benda yang tipis dan tajam, mungkin saja juga rantai, namun tak ada bekas oli. Mungkin saja karena pembatas jalan, atau cakram.”

‘Kemampuan’ cakram untuk ‘mengiris’, meskipun secara tak sengaja, masih diragukan. “Tabrakan atau kecelakaan pada kecepatan tinggi membat penyebab utama (sobeknya sepatu) tidak jelas, namun aku percaya apa yang dikatakan Ouwain Doull,” ujar Nicolo Ildos.

Fizik sebelumnya memang belum pernah melakukan tes sepatunya jika terkena rem cakram, namun sudah teruji jika sepatu tersebut bergesekan dengan permukaan yang kasar, seperti aspal, dan bahan sepatu itu sangat sulit untuk disobek. Nicolo menyatakan, sepatu buatan Fizik mengutamakan keamanan dan tahan lama, sehingga tak hanya mengejar bobot yang ringan.

Pihak Fizik telah mengontak Ouwain Doull untuk mengumpulkan bukti-bukti detil, yang secara tak langsung juga memicu kembali polemik tentang penggunakan rem cakram pada sepeda balap, dan memaksa UCI untuk membuat regulasi yang lebih ketat.

(diolah dari www.cyclingnews.com)