Tom Boonen Bisa Hentikan Disc Brakes dengan Tangannya, dan Sebuah Koran Belgia pun Coba Membuktikannya

Sepeda yang digunakan Tom Boonen di Omloop Het Nieuwsblad (via Brakethrough Media).

Saat Tom Boonen, pembalap sepeda yang memilih menggunakan disc brakes di sepedanya di musim ini, mengatakan bahwa dia bisa menghentikan rotor saat berputar 60 km/jam dengan tangannya, maka sebuah koran Belgia, Het Nieuwsblad berusaha membuktikannya dalam sebuah percobaan…

Teknologi yang masih kontroversial di dunia balap sepeda itu beritanya kembali muncul ke permukaan setelah adanya kejadian yang menimpa pembalap Team Sky, Owain Doull, yang sepatunya sobek, hingga menyebabkan sobek pula pada kaos kakinya, yang kemungkinan disebabkan terkena rotor disc brakes di sepeda Marcel Kittel saat keduanya tabrakan di Abu Dhabi Tour.

Tom Boonen menyatakan pendapatnya saat berada di ajang Omloop Het Nieuwsblad, “Aku tetap beranggapan bahwa rotor disc brakes itu tak membahayakan, aku berani menghentikannya dengan tanganku saat berputar 60 km/jam.”

“Permasalahan ini absurd. Disc brakes sepertinya menjadi masalah yang terbesar saat ini. Aku kurang bisa memahami gosip yang beredar akhir-akhir ini. Tabrakan yang melibatkan sekitar 30 pesepeda, itu biasa. Tapi yang menjadi berita baru adalah luka yang disebabkan oleh disc brakes, meskipun penyebab utamanya pun tidak jelas.”

Het Nieuwsblad pun melakukan percobaan terhadap apa yang diucapkan Tom Boonen.

Sebelum perlombaan Omloop Het Nieuwsblad dimulai, seorang reporter mengunjungi salah satu tim kontinental yang mengikuti ajang tersebut, Veranda’s Willems Crelan, yang juga menggunakan disc brakes di sepeda Felt-nya.

Dalam sebuah video yang dimuat di Het Nieuwsblad, mekanik tim tersebut, Tim de Jonghe menghentikan rotor yang sedang berputar cepat dengan tangannya, tanpa ada luka atau cedera sedikit pun.

Masih terkait dengan disc brakes, pembalap Lotto – Soudal, Adam Hansen, yang juga menjadi perwakilan asosiasi pembalap, menyatakan bahwa Tom Boonen tahun lalu sangat tak setuju dengan pemakaian disc brakes di sepeda balap, namun tahun ini secara drastis pendapatnya bertolak belakang 180 derajat, menyatakan bahwa dia sangat menyukainya.

(diolah dari road.cc)