Tips : Apakah Bersepeda Benar-Benar Bagus untuk Kesehatan?

Ilustrasi via www.cyclingweekly.co.uk.

Susah memang, untuk bisa tetap berkomitmen, rutin bersepeda, entah itu setiap hari, dua hari sekali, atau hanya seminggu sekali di akhir minggu. Namun tentu saja ada sebagian kecil orang yang bisa menjaga komitmennya untuk bersepeda. Lebih susah lagi jika ditambah dengan cuaca yang tak menentu seperti saat ini. Pagi hari mandi sinar matahari, namun sore harinya bisa mandi air hujan.

Lalu mungkin saja muncul selintas pertanyaan, apakah bersepeda benar-benar bermanfaat bagi tubuh kita?

Jawaban yang paling gampang : ya, tentu saja…..

1. Fisik yang sehat
Salah satu manfaat utama dan alasan yang jelas kenapa bersepeda itu sangat bermanfaat adalah bahwa kegiatan tersebut akan membawa dampak kesehatan bagi tubuh. Meningkatkan kesehatan jantung, tubuh yang lebih bugar dan turunnya berat badan adalah beberapa konsekuensi positif dari rutin bersepeda.

2. Faktor sosial
Meskipun juga dikenal sebagai olahraga individu, bersepeda juga bisa berguna sebagai kegiatan sosial, alias menambah jejaring relasi dengan orang lain. Beragam caranya, bisa saja bersepeda keliling desa dengan tetangga, bergabung dengan komunitas lokal atau mengikuti ajang bersepeda lokal.

Ilustrasi via Facebook Avitt Kuntjoro.

3. Psikologis yang lebih baik
Meskipun termasuk kegiatan outdoor yang penuh risiko, namun bersepeda juga adalah salah satu kegiatan yang paling menyenangkan untuk dilakukan. Keluar rumah dan jelajahilah tempat-tempat baru yang belum pernah dikunjungi dengan sepeda, melewati jalanan desa dan menghirup udara yang segar dan tak terpolusi. Banyak penelitian yang menyimpulkan bahwa bersepeda bisa membuat hidup lebih bahagia.

Meskipun panas, tapi kita masih tetap mau bersepeda ‘kan? (via www.cyclingweekly.co.uk).

4. Risiko cedera lebih rendah
Ada banyak olahraga yang bisa dipilih, namun sedikit yang punya keterkaitan erat antara efek positif untuk psikologis dengan risiko cedera yang rendah.

Jika dibandingkan dengan olahraga lain yang high impact seperti lari atau jogging, atau olahraga high contact seperti sepakbola atau basket, bersepeda memiliki risiko lebih rendah untuk terkena cedera.

5. Meningkatkan hasrat seksual
Tentu saja, bersepeda bisa meningkatkan kualitas kehidupan seksual. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan olahraga, seperti bersepeda, bisa meningkatkan kepercayaan diri, serta meningkatkan hasrat seksual.

Tentu saja akan lebih asyik jika bisa bersepeda bareng dengan pasangan (via Cycling Weekly).

Mitos yang terbantahkan : Kenapa bersepeda tidak bagus untuk tubuh?
Ada beberapa cerita yang menyatakan bersepeda dan bahaya yang bisa terjadi karena melakukan kegiatan tersebut. Salah satu hal yang dikhawatirkan adalah bahayanya bersepeda saat berada di jalan raya. Fakta yang mendukung pernyataan tersebut adalah data bahwa pesepeda 11 kali lebih berisiko terlibat dalam kecelakaan fatal daripada pengendara mobil atau motor per mil jalan raya yang dilalui. Namun jika kembali melihat data secara keseluruhan, sebenarnya risiko bersepeda, naik motor ataupun berjalan kaki hampir sama, apalagi semakin lama akan ada semakin banyak orang yang memilih menggunakan kendaraan bermotor.

Hal lain yang terbantahkan adalah mengenai hasrat seks. Duduk di atas sadel dalam waktu yang lama, pun jika sering dilakukan, kadang menimbulkan rasa kesemutan atau mati rasa di sekitar bagian vital. Namun penelitian membuktikan bahwa efek positif secara keseluruhan dari bersepeda jauh melebihi dampak negatif yang mungkin bisa ditimbulkan…

(diolah dari www.cyclingweekly.co.uk)