Cara Malas Membersihkan Sepeda

Bersihkan rantai dari kotoran sebelum mulai mencucinya dengan air (via London Cyclist).

Hampir setahun ini Indonesia mengalami musim yang galau, musim yang tidak jelas antara musim penghujan dan musim kemarau. Pagi hari diawali dengan cerah, namun siang hari atau menjelang sore tiba-tiba berganti dengan mendung tebal.

Hujan yang turun menyebabkan banyak genangan, dan di jalanan tanah membuat lumpur semakin pekat. Bersepeda melewati genangan di jalanan, kadang terasa menyenangkan, seperti kembali ke masa kecil. Lalu bagaimana setelah sampai rumah? Bagaimana jika ingin segera membersihkannya? Biasanya, yang kita lakukan cuma memarkirkannya di sudut rumah, lalu akan lebih asyik dengan hal lainnya, dan malah lupa untuk membersihkannya. Adakah cara cepat untuk membersihkan sepeda?

Saat basah karena air hujan, jalanan yang kita lewati dan bagian drivetrain, tertutupi oleh beragam kotoran yang berasal dari jalan. Hal itu akan memperpendek umur pakai rantai dan menurunkan kualitas performanya. Karena drivetrain adalah bagian yang ‘paling banyak bergerak’, pusatkan konsentrasi untuk membersihkan rantai, sprocket dan chainring dari segala kotoran. Hal berikutnya adalah ‘memandikan’ sepeda dengan air sabun, bisa menggunakan sabun khusus untuk mencuci motor atau mobil, atau sabun seadanya di rumah. Mulailah dari bagian atas, seperti frame dan handlebar, lalu dilanjutkan di bagian roda (wheelset) dan yang terakhir adalah bagian drivetrain.

Ambil selang air dan semprotkan saja air ke sepeda yang sudah bermandikan sabun. Pastikan segala sesuatunya kembali menjadi bersih (kecuali kalau memang sudah ada bagian yang lecet).

Setelah bersih, angkat dan hentakkan sepeda beberapa kali agar air yang masih berlebih bisa lepas dari frame. dengan memakai lap bekas yang kering, keringkan sisa air yang masih menempel di sepeda. jangan lupa, drivetrain masih tetap jadi perhatian utama.

Akhirnya, setelah memastikan semua bagian kering dari air, semprotkan pelumas atau lubricant pada rantai. Ada banyak pelumas atau lubricant, ada wet lube dan ada pula ceramic lube. Gunakan sesuai kebutuhan.

(diolah dari road.cc)