Bersepeda Memperlambat Proses Penuaan

Bersepeda adalah olahraga yang banyak manfaatnya, bahkan hingga berusia lanjut (via Chris Juden / Flickr).

Para peneliti di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota, telah menemukan bahwa bersepeda dapat membalikkan kemampuan sel yang telah menurun dalam menghasilkan energi bagi tubuh. Mereka merekomendasikan melakukan latihan interval dengan intensitas tinggi, dikombinasikan dengan latihan beban, agar memperoleh hasil tersebut.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell Metabolism melibatkan dua kelompok responden, satu kelompok dengan usia antara 18 – 30 tahun, kelompok yang lain memiliki usia antara 65 – 80 tahun.

Selama 12 minggu, kedua kelompok responden tersebut diharuskan melakukan tiga kegiatan berbeda, latihan interval, latihan beban, dan kombinasi dari kedua latihan tersebut.

Latihan interval dilakukan dengan menggunakan sepeda statis tiga kali seminggu, dan berjalan kaki di treadmill dua kali seminggu.

Latihan interval dengan sepeda statis dimulai dengan 10 menit pemanasan, kemudian dilanjutkan dengan sesi 4 menit mengayuh dengan penuh tenaga selama 4 menit, dengan diselingi istirahat selama 3 menit, dan diakhiri dengan 5 menit terakhir pendinginan.

Latihan di atas treadmill dilakukan sesuai selera responden, dengan kecepatan 2 – 4 mil/jam (3 – 6 km/jam), dengan 10 menit awal pemanasan, 45 menit dengan jalan agak cepat (hingga 70 persen kapasitas aerobik) dan 5 menit pendinginan.

Dr. Sreekumaran Naif, salah satu peneliti senior, mengatakan, “Kemampuan mitokondria sel akan semakin menurun seiring bertambahnya usia, dan akan memengaruhi fungsi vital sel yang lain.”

Penelitian tersebut menemukan bahwa latihan interval dengan intensitas tinggi dapat memompa kemampuan mitokondria untuk menghasilkan energi hingga 69 pesen di kelompok usia tua, dan 49 persen di kelompok muda.

Meskipun dalam penelitian tersebut dilakukan tiga macam latihan berbeda, namun Dr. Sreekumaran menyarankan latihan interval adalah yang terbaik.

(diolah dari road.cc)