Tim Gurem di Balap Sepeda World Tour : CKT, Zannata, Gavia dan Banyak Lagi…..

Karavan tim Cibel Cebon (via team-cibel-cebon.be).

Balap sepeda World Tour di bawah panduan UCI telah dimulai di Eropa Utara, salah satunya adalah di minggu lalu, Paris – Roubaix yang dimenangkan oleh Greg van Avermaet.

Pembalap terkenal, yang pernah menjuarai etape atau juara umum di ajang balap terkenal, tim-tim besar, pasti menjadi perhatian utama di ajang balap World Tour ataupun Classics. Nama besar bagi pembalap dan tim pastinya juga akan menarik minat banyak sponsor.

Namun, masih ada harapan bagi banyak tim ‘kecil’, yang jarang terekspose oleh media…

Beberapa tim besar memilih untuk mengistirahatkan para pembalapnya di ajang balap yang diadakan di tengah pekan, seperti Three Days of De Panne – Koksijde, dan ajang tengah pekan itu menjadi tempat persaingan bagi tim-tim yang lebih kecil untuk unjuk gigi dan mendapat perhatian dari media dan sponsor. Untuk tim yang lebih kecil, terutama tim Continental, De Panne – Koksijde bisa dianggap sebagai Tour de France. Belgia memiliki sembilan tim Continental, dan dalam ajang balap ‘kecil’ itu, mereka lebih mengejar passion dan kebanggaan akan kemenangan, daripada mengejar hadiah uang…

• Cibel – Cebon
Cibel adalah sebuah perusahaan yang menjalankan usaha produksi dan penjualan buah jeruk, lemon dan beberapa macam jeruk lainnya, dan telah menjadi sponsor utama tim ini sejak 2009 – dan dianggap memiliki salah satu desain jersey terbaik di antara tim-tim lainnya. Meskipun posisi tim berada di papan tengah, ternyata tim ini didukung dengan sepeda dan komponen lain dengan kualitas utama. Sepeda yang digunakan adalah pabrikan Taiwan, CKT, yang dikenal mempunyai frame yang ringan, solid dan memiliki reputasi bagus di Eropa, khususnya di Prancis. CKT membuat sepedanya ‘sewarna’ dengan warna jersey tim, hal yang jarang dilakukan oleh produsen sepeda.

CKT are a Taiwanese brand that have quite a strong image in Europe and especially France, their they have ex-pro and still (incredibly) housewives favorite Richard Viranque as a brand ambassador

• Tarteletto – Isorex
Tim ini menikmati banyak manfaat dari sponsor-sponsor yang mendukungnya : Tarteletto adalah perusahaan roti, dan Superano adalah perusahaan yang mengolah daging ham. Dan mereka mempunyai seorang legenda, Johan Museeuw, sebagai tim ahli teknis. Sepeda yang digunakan tim ini dianggap mempunyai komposisi merk yang aneh, dengan frame Zanatta, wheelset Ryde dan komponen lain yang berbeda-beda merk, dan setiap pembalapnya memiliki komposisi merk yang berbeda pula.

• Pauwels Sauzen – Vastgoedservice Continental
Saat mendengar nama tim Continental dari Belgia ini, sebagian besar orang akan menganggapnya sebagai produk makanan. Pauwels Sauzen adalah perusahaan saus yang menjadi co-sponsor tim. Keuntungan yang didapat dari sponsor pun cukup besar, terlebih lagi tim ini adalah tim Continental. Mereka memiliki tiga orang mekanik, sepeda dengan frame karbon Colnago CLX, komponen campuran antara SRAM Red dan Force, dan handlebar, stem dan seatpost dari Zipp. Bahkan mobil tim, karavan (mobil untuk tempat tidur pembalap dan kru) semuanya tampak baru dan wajar sebagai tim Pro Continental.

• Joker – Icopal
Joker – Icopal berasal dari negara yang letaknya lebih ke utara daripada Belgia, yakni Norwegia, dan sempat memiliki beberapa pembalap dengan reputasi yang bagus, seperti Lars Petter Nordhaug, Edvald Boasson Hagen dan Alexander Kristoff. Sepedanya pun berasal dari Norwegia, dengan merk Gavia, dan wheelsetnya disediakan oleh Aerlite, sebuah perusahaan Norwegia yang bergerak di bidang jual-beli online. Saat sebagian besar tim Continental lain menggunakan grade kedua Shimano, groupset Ultegra Di2, tim ini memilih memakai yang paling top, Dura-Ace Di2.

• Cycling Academy
Tim Cycling Academy bukan hanya tim Continental pertama yang berasal dari Israel, namun juga satu-satunya tim yang non-profit alias tak mengejar keuntungan. Sepedanya disuplai oleh Cannondale. FSA dan Vision menyediakan komponen (stem, handlebar, seatpost) dan wheelet, sedangkan groupsetnya menggunakan Shimano Ultegra Di2.

• Veranda’s Willems Crelan
Meskipun Willems telah menjadi sponsor tim sepeda sejak lama, namun tim yang satu ini termasuk tim baru, yang dibentuk sejak 2011 oleh pemenang Tour of Flanders, Nick Nuyens. Tim ini berada di bawah bendera yang sama dengan tim yang berlaga di kejuaraan dunia cyclocross, dengan pembalapnya Wout van Aert. Sepeda yang dipakai adalah frameset karbon Felt FR1, dengan groupset SRAM Red eTap wireless electronic dan wheelset, handlebar, stem dan seatpost dari Zipp.

• Roompot
Tim Pro Continental dari Belanda ini ada tim pertama yang menggunakan sepeda balap disc brakes, namun di musim balap kali ini mereka kembali ke standard lama, dengan rim brakes, karena disponsori oleh Campagnolo, satu-satunya ‘pemain besar’ yang belum mengeluarkan groupset yang menggunakan disc brakes. Sepedanya menggunakan frame Isaac, wheelset dari FFWD, sebuah perusahaan Belanda juga, handlebar, stem dan seatpost menggunakan Ritchey dan sadelnya memakai Selle Italia.

(diolah dari cyclingtips.com)