Michele Scarponi Bawa Astana Melayang di Pegunungan Alpen

Michele Scarponi (biru / Astana) (via TDWsport.com).

Pembalap veteran Italia, Michele Scarponi meraih kemenangan pertamanya di dalam empat tahun terakhir saat dia berada di posisi pertama etape pembuka Tour of the Alps. Dia menjadi pembalap utama tim Astana, setelah Fabio Aru mengalami cedera lutut dan dikhawatirkan tak bisa mengikuti Giro d’Italia di bulan Mei.

Michele Scarponi (37 tahun) mendahului pembalap Inggris Geraint Thomas (Sky) dan Thibaut Pinot (FDJ) dan mendominasi sebagian besar balapan sejauh 142 km, dari Kufstein hingga Innsbruck di Austria. Etape tersebut memiliki kenaikan elevasi setinggi 2.075 meter.

Kelima etape yang ada di Tour of the Alps memiliki rute-rute tanjakan yang menantang, namun etape ke-3 mungkin akan menjadi penentu siapa yang akhirnya nanti menjadi juara di akhir balapan, dengan kenaikan elevasi 600 meter di beberapa kilometer menjelang finish di Funes – Villnois, setelah membalap sejauh 143 km. Etape terakhir tak memiliki garis finish di puncak pegunungan, namun ‘brutal’, karena menempuh jarak total 199 km, dan kenaikan elevasi 1.650 meter di sepanjang rute Monte Bondone.

Michele Scarponi memenangi Tour of the Alps di tahun 2011, di mana saat itu masih dikenal dengan Giro del Trentino, tahun yang sama saat meraih kesuksesan di Giro d’italia. Dalam Tour of the Alps kali ini, Michele Scarponi menjadi salah satu unggulan, namun untuk Giro d’Italia nanti, dia berada di luar golongan pembalap unggulan. Dalam balapan yang diikutinya sepanjang taun 2017 ini, dia berada di peringkat 20-besar di Volta a la Valenciana, Volta ao Algarve dan Tirreno – Adriatico.

(diolah dari www.velonews.com)