Alasan Pesepeda (yang Kadang) Melanggar Lalu Lintas

Meskipun sudah ada tempat berhenti untuk sepeda, kadang pesepeda tidak menggunakannya dan tetap melaju melewati lampu lalu lintas (via www.cyclingweekly.com / Steven Vance / Flickr).

Dua mahasiswa pascasarjana di Colorado melakukan penelitian dengan tema pesepeda dan lalu lintas, dengan permasalahannya mengenai tingkah lau pesepeda yang kadang memilih untuk melanggar lalu lintas, padahal mereka tahu peraturan tersebut. Dan, alasannya adalah demi keamanan pribadi si pesepeda…..

Aaron Johnson, mahasiswa lulusan Universitas Colorado, dan sekaligus dosen di Universitas Negeri Metropolitan Denver, bekerjasama dengan Wesley Marshall, mahasiswa Universitas Colorado, mengadakan proyek penelitian tersebut.

Mereka mengumpulkan data dan jawaban dari sekitar 18.000 pesepeda di komunitas pesepeda lokal di Colorado selama tiga bulan, dari Januari hingga Maret 2015.

Dengan menggunakan kuesioner yang di dalamnya terdapat 20 pertanyaan, juga sebuah survey yang dilakukan secara online, Aaron dan Wesley mewawancarai responden mengenai pelanggaran lalu lintas yang paling sering mereka lakukan dan alasan apa yang membuat mereka melakukannya. Setelah mengumpulkan semua data, jawaban yang diberikan oleh para responden sebagian besar menunjukkan bahwa pesepeda dari segala usia paling sering menerobos lampu lalu lintas saat menyala merah.

Alasan utama yang diungkapkan oleh para responden adalah bahwa hal itu dilakukan demi keamanan diri mereka sendiri, sekaligus untuk menghemat tenaga dan waktu, misalnya saat tak ada mobil yang lewat dari arah berlawanan saat berada di persimpangan, meskipun lampu lalu lintas yang searah masih menyala merah.

Di negara bagian tetangga Colorado, Idaho, sebuah peraturan khusus untuk pengguna sepeda diterapkan sejak tahun 1982, yang memperbolehkan pesepeda menganggap tanda atau tulisan ‘STOP’ sebagai tanda untuk berhati-hati, dan lampu lalu lintas yang menyala merah sebagai tanda untuk berhenti. Seiring berkembangnya waktu, peraturan di Idaho itu dikenal dengan The Idaho Stop Law, juga diadopsi ke negara bagian yang lain, termasuk Colorado.

Berdasarkan sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Transport and Land Use, pesepeda lebih jarang melanggar lampu lalu lintas di persimpangan jalan yang ramai.

Aaron dan Wesley menyimpulkan bahwa “pengendara kendaraan bermotor sering menganggap tindakannya yang melanggar lalu lintas sebagai cara untuk menghemat waktu, sedangkan pesepeda melakukan pelanggaran lalu lintas, selain untuk menghemat waktu, juga sebagai cara untuk menghemat tenaga, sekaligus meningkatkan keamanan dan keselamatan pribadi”.

Penelitian yang dilakukan Aaron dan Wesley juga mencantumkan penelitian serupa yang dilakukan di Australia dan Inggris Raya, yang menunjukkan bahwa sebanyak 32 hingga 37 persen pesepeda secara sadar melanggar peraturan lalu lintas dalam satu bulan terakhir.

(diolah dari www.cyclingweekly.com)