Elia Viviani Kecewa Tak Ikut di Giro d’Italia

Elia Viviani (via Team Sky).

Elia Viviani memang menjadi salah satu pembalap andalan di Team Sky, namun untuk ajang Giro d’Italia yang dimulai hari Jumat nanti, secara mengejutkan dia tak diikutsertakan dalam skuad yang akan berlaga. Team Sky lebih memilih memberikan harapan baru pada Geraint Thomas dan Mikel Landa.

Elia Viviani, yang saat ini masih berlaga di ajang Tour of Romandie dan masih mengejar kemenangan pertamanya di musim ini, mengatakan pada CyclingNews bahwa sebetulnya dia kecewa (dengan keputusan itu) dan tak bisa mengikuti edisi ke-100 Giro d’Italia, namun dia bisa memahami kebijakan tersebut, karena tim ingin lebih meningkatkan kekuatan berbasis pembalap yang memiliki kriteria seorang climber (jagoan di tanjakan).

“Tentu saja aku kecewa tak bisa ikut membalap di Giro d’Italia, namun itu adalah taktik tim, dan harus mendukung 100 persen untuk Geraint Thomas, agar bisa menjadi pembalap yang paling diunggulkan (tim) untu balapan di ajang itu,” ujar Elia Viviani saat diwawancarai CyclingNews di awal etape ke-3 Tour of Romandie.

“Kamu tahu taktik yang diterapkan di Team Sky. Saat tim mengejar untuk mendapatkan gelar juara umum, taktik seperti itu lumrah dilakukan, seperti yang kami lakukan juga di ajang Grand Tour lainnya, seperti Tour de France tahun lalu. Aku sebenarnya juga ingin ikut, namun itu adalah keputusan tim, dan aku akan memberikan kemampuan terbaikku di ajang Tour of California nanti.”

“Giro tahun ini adalah edisi spesial, tahun ini adalah edisi yang ke-100, dan jersey Ciclamino akan menjadi rebutan para pembalap bertipe sprinter. Karena ini sudah menjadi keputusan tim, aku mendukung 100 persen untuk (Geraint) Thomas. Setelah Tour of the Alps, dia sangat percaya diri untuk bisa berada di podium atau malah memenangkan etape balap. Kuharap dia bisa memberikan yang terbaik di Giro nanti.”

Para climber siap mendukung Geraint Thomas dan Mikel Landa
Team Sky menghadapi Giro d’Italia dengan menunjuk Geraint Thomas sebagai pembalap utama, setelah kemenangan secara keseluruhannya di Tour of the Alps minggu lalu. Mikel Landa ada di dalam ‘Rencana B’ Team Sky, meskipun dia juga pernah naik podium di Giro d’Italia edisi sebelumnya. Diego Rosa dan Kenny Elissonde menjadi pembalap bertipe climber yang siap mendukung Geraint Thomas ataupun Mikel Landa.

Keputusan untuk lebih banyak menggunakan pembalap bertipe climber dan sedikit meninggalkan pembalap domestik (Italia) membuat Team Sky sedikit kesulitan. Jika Elia Viviani masuk ke dalam skuad, mungkin akan mendapatkan beberapa kemenangan di beberapa etape (dengan tipenya yang seorang sprinter), namun tim memilih untuk bisa memenangkannya secara keseluruhan alias menjadi juara umum di Giro.

Elia Viviani, yang pernah memenangi satu etape di Giro d’Italia 2015, berada dalam performa terbaiknya selama musim semi ini. Dia berhasil finish di 10-besar di Milan – San Remo. Meskipun dia tak mengikuti banyak ajang balap di musim semi ini, dia berhasil membuntuti Marcel Kittel dan merebut posisi kedua di ajang Scheldeprijs yang sangat ketat.

“Penampilanku bagus. Aku senang dengan penampilanku, berada di posisi 9 di klasemen akhir Milan – San Remo. Dalam beberapa ajang yang kuikuti, aku menjadi runner-up enam kali. Jadi, penampilanku bagus. Kuharap suasana kemnangan dan persaingan kekat itu akan terbawa hingga Tour of California nanti.”

(diolah dari www.cyclingnews.com)