Tips Latihan Tanjakan Meskipun Tak Ada Rute Tanjakan di Dekat Rumah

Jalan datar, lurus, dan bukan jalan aspal (via xenotropic.net).

Jika kamu tinggal di wilayah yang jauh dari pegunungan, bagaimana caranya melatih fisik untuk bisa menghadapi rute tanjakan di pegunungan? Sebuah pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan oleh banyak orang. Mantan pesepeda profesional, Dan lloyd dan Simon Richardson membagikan tipsnya lewat video berikut ini…..

Rute tanjakan yang panjang memaksamu untuk mau mengayuh pedal dengan penuh tenaga selama kurun waktu yang lama, dan tak bisa ‘tanpa mengayuh’ alias harus selalu mengayuh pedal, agar sepeda tetap bisa melaju. Bagaimana cara memersiapkan tubuh agar siap menghadapi tanjakan yang panjang? Berikut ini lima tips yang bisa menjadi solusi…..
1. Carilah jalanan yang panjang dan tak terpotong oleh persimpangan yang mengharuskan kita berhenti, seperti adanya traffic light. Sepanjang jalan itu, kayuhlah pedal dengan tenaga penuh, namun tdak sampai berlebihan.
2. Coba blusukan, atau istilah yang lebih keren adalah gravel riding. Bersepeda blusukan, meskipun kadang juga harus berhenti karena memang melewati persimpangan, atau keramaian yang ada di tengah desa, tetap membuat kita mengayuh pedal ‘lebih keras’ daripada jika melaju di jalanan aspal yang halus.
3. Latihan indoor. Tentu saja dengan berlatih di sepeda statis, tak akan ada gangguan berupa orang menyeberang atapun lampu merah. Dengan smart trainer, bisa diatur simulasi seperti apa yang kita inginkan.
4. Bersepeda dengan lebih memaksa diri. Bukan lantas kemudian mengayuh pedal namun sambil ditekan tuas remnya, karena hal itu malah akan membuat rem cepat aus. Jika jalanan datar, cobalah untuk bersepeda menuju arah datangnya angin. Misalnya, jika angin datang dari timur, maka kita bersepeda menuju ke timur. Dengan hambatan angin itu, maka secara tidak langsung kita akan memaksa tubuh bekerja lebih keras agar bisa tetap melaju normal.

Bersepeda melawan angin (via www.gravelcyclist.com).

5. Sweetspot training, biasanya adalah latihan hingga sekitar 83% sampai 97% dari kemampuan yang kita miliki. Lakukanlah dalam dua hari berturut-turut, karena hal itu akan melatih endurance.

(diolah dari www.roadbikereview.com)