Penyelenggara Giro d’Italia Dedikasikan Tanjakan Mortirolo untuk Michele Scarponi

Passo del Mortirolo, gradien kemiringan 10,5% dalam jarak 12,4 km (via Pinterest).

Penyelenggara Giro d’Italia memberikan penghormatan bagi Michele Scarponi dengan menjadikan tanjakan Mortirolo sebagai ‘tanjakan’ bonus’. Pembalap pertama yang bisa sampai di puncak tanjakan Mortirolo akan mendapat poin ganda di kompetisi ‘raja tanjakan’ (King of Mountains) di ajang Giro d’Italia.

Ada pula beberapa bentuk penghormatan lain bagi Michele Scarponi, yang meninggal dua minggu lalu. Rekan-rekannya di tim Astana diundang naik ke atas panggung saat presentasi tim di hari Kamis, dan akan ada seremonial mengheningkan cipta sebelum dimulainya balapan di hari Jumat. Di akhir rangkaian lomba nanti, akan ada penghargaan khusus untuk Michele Scarponi, di Milan.

Press release dari pihak penyelenggara menyatakan, “Giro d’Italia tak akan bisa melupakan seorang juaranya, teman dekat dan seorang yang berjiwa besar, yang rencananya juga ikut serta untuk ke-dua belas kali-nya di Giro d’Italia tahun ini. Oleh karena itu, akan ada penghormatan khusus baginya, dengan menjadikan tanjakan Mortirolo yang ikonik sebagai tanjakan bonus, yang akan membuat para pembalap yang bersaing semakin bersemangat melewatinya.”

“Tanjakan ini terkenal di seluruh dunia dan para pembalap sepeda sangat mengakuinya. Pada 2010, tempat ini menjadi ajang pembuktian Michele Scarponi di etape terakhir Giro d’Italia dan mengejar kemenangannya, mendahului Ivan Basso dan Vincenzo Nibali.”

Tanjakan Mortirolo di Giro d’Italia tahun ini ada di etape ke-16, sebelum kemudian para pembalap melewati rute memutar yang akan membawa mereka ke arah Stelvio dua kali. Mortirolo menjadi bagian dari rute Giro d’Italia sejak tahun 1990 dan telah 11 kali digunakan dalam rute, sejak saat itu. Pada tahun 2010, Ivan Basso ‘menyerang’ di tanjakan Mortirolo, yang akan menjadikannya pemakai jersey merah muda, bersama dengan rekan setimnya, Vincenzo Nibali. Namun saat itu Michele Scarponi membuntuti dengan ketat di belakang mereka berdua. Dan pada akhirnya Michele Scarponi berhasil melewati kedua pembalap tersebut dan meraih kemenangannya di etape itu.

Michele Scarponi, yang memenangi Giro d’Italia 2011 setelah Alberto Contador didiskualifikasi, meninggal dua minggu lalu karena tertabrak sebuah van saat berlatih tak jauh dari tempat tinggalnya. Dia didaulat menggantikan Fabio Aru – yang mengalami cedera lutut – sebagai pembalap utama tim Astana di ajang Giro kali ini. Tim asal Kazakhstan itu akan membalap hanya dengan delapan pembalap, meninggalkan satu tempat kosong, untuk menghormati Michele Scarponi.

(diolah dari www.cyclingnews.com)