Tips Mencegah Sakit Pergelangan Tangan saat Bersepeda

Ilustrasi via www.bicycling.com.

Sakit atau nyeri di pergelangan tangan adalah salah satu hal yang sering dikeluhkan oleh para pesepeda. Dalam dunia kedokteran, hal itu sering disebut dengan istilah handlebar palsy, yang disebabkan karena adanya tekanan pada saraf ulnar yang terkait dengan saraf di jari kelingking dan jari manis. Jika terjadi dalam waktu yang lama, maka bisa menyebabkan nyeri ataupun kesemutan, dan pada akhirnya bisa membuat tangan terasa kurang bertenaga dan akan berdampak pada saat melakukan pengereman atau memindah gigi.

Selain karena adanya tekanan pada saraf ulnar, nyeri tersebut juga bisa disebabkan oleh tangan yang terlalu jauh untuk merengkuh handlebar; salah satu contohnya adalah jika terlalu lama memegang bagian drop pada dropbar.

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, maka ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Namun jika kemudian gejalanya tetap timbul, ada baiknya untuk menemui fisioterapis. Jika nyeri pergelangan tangan juga dialami saat tidak bersepeda, maka bisa juga hal itu disebabkan oleh rutinitas pekerjaan, yang terbiasa duduk di belakang meja ataupun terlalu sering ‘menghadapi’ komputer.

Mencegah nyeri pergelangan tangan dengan bike fitting yang tepat
Jika sakit yang dialami terjadi pada saat bersepeda, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah kembali melakukan bike fitting.

Ada beberapa alasan kenapa seseorang terlalu banyak memberikan beban (pada saat berada di atas sepeda) di bagian tangan dan pergelangan tangan. Posisi sadel yang terlalu tinggi akan memindahkan sebagian besar tekanan pada tangan, apalagi jika ditambah dengan posisi letak handlebar yang terlalu rendah. Ukuran frame sepeda juga berpengaruh. Ukuran yang terlalu besar, dengan toptube yang (terlalu) panjang, akan membuat tubuh ‘terpaksa’ untuk bisa menjangkau handlebar.

Sebaiknya jangan ada terlalu banyak beban pada bagian tangan. Cara untuk mengeceknya sederhana. Di jalanan datar atau sedikit menanjak, dengan hanya memegang handlebar dengan ringan dan santai. Jika dirasa tubuh seperti lebih menunduk ke depan, itu artinya ada yang perlu disetel dengan sadel atau tinggi handlebar.

Jika bike fitting sudah tepat namun masih mengalami keluhan yang sama, maka mungkin yang menjadi penyebabnya adalah cara pada saat tangan menggenggam handlebar. Buatlah tangan santai saat memegang handlebar, dengan siku yang sedikit ditekuk, pundak yang santai, dan jangan menggenggam handlebar terlalu kencang. Pergelangan tangan seharusnya tidak kaku dan terlalu kencang.

Ubahlah posisi secara rutin pada saat memegang handlebar, di bagian yang datar, di bagian hood, atau jika menggunakan flatbar, bisa ditambah dengan bar end agar bisa menambah variasi posisi pada saat memegangnya.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah posisi brake lever dan shifter lever. Ubahlah kemiringannya agar sesuai dengan kenyamanan tubuh. Jangan sampai jari-jari tangan terlalu jauh untuk meraihnya, agar pengereman pun bisa optimal.

Sarung tangan dan bar tape (pada dropbar) bisa mengurangi nyeri
Sarung tangan adalah salah satu alat proteksi dan sebaiknya dipakai, untuk menghindari luka seandainya terjatuh dari sepeda. Sarung tangan yang memiliki pad yang sesuai dengan anatomi telapak tangan juga bisa mengurangi rasa nyeri tersebut. Padding di sekitar pangkal ibu jari akan mengurangi tekanan pada saraf ulnar.

Bar tape yang memiliki ketebalan tertentu juga bisa berguna untuk mengurangi efek getaran berlebih pada saat melewati permukaan jalan yang kasar, faktor lain yang bisa menjadi penyebab nyeri pergelangan tangan.

(diolah dari www.cyclingnews.com)