Tips Aman Bersepeda ke Tempat Kerja

Memberi tanda pada saat ingin berbelok (via Sam Edwards / Getty Images).

Hindari jalanan yang ramai
Steve Taylor, manajer komunikasi dari League of American Bicyclists di Philadelphia, mengatakan bahwa jalur yang paling dekat belum tentu yang paling aman. Akan lebih baik jika melewati jalanan yang lebih sepi dan lebih ramah bagi pesepeda, apalagi jika memang ada jalur yang memang khusus hanya untuk sepeda.

Perhatikan sekeliling sebelum melakukan manuver
Mengendarai sepeda dengan lurus, dan tak melakukan kelokan atau gerakan yang mendadak / tiba-tiba, sehingga tak akan mengagetkan pesepeda lain atau pengguna jalan lainnya di belakang kita.

Memberi tanda
Cara terbaik adalah dengan memberi tanda, biasanya dilakukan dengan tangan. Setiap negara mempunyai kebiasaan dalam memberi tanda dengan berbeda-beda cara. Rentangkan tangan kiri jika ingin berbelok ke kiri, demikian pula sebaliknya. Tanda ingin berhenti bisa dilakukan dengan meletakkan salah satu tangan di belakang tubuh dengan telapak tangan terbuka.

Bersepeda di bagian jalan paling tepi
Jika jalan yang dilewati memang tak mempunyai lajur khusus sepeda, maka gunakanlah bagian jalan yang paling tepi atau paling pinggir, namun jangan terlalu mepet bagian tepi jalan, karena juga berbahaya jika sampai mengenai trotoar. Dan yang paling penting adalah jangan sampai melawan arus lalu lintas, meskipun sudah berada di bagian jalan yang paling tepi. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jika ada sepeda motor atau mobil yang terparkir di tepi jalan.

Patuhi rambu lalu lintas
Seperti halnya sepeda kotor atau mobil, jika lampu menyala merah, maka berhentilah.

Kontak mata adalah hal penting
Jika sudah memberi tanda ingin membelok atau ingin menyeberang, namun ternyata kendaraan dari arus utama jalan masih saja melaju, maka tambahlah dengan kontak mata. Artinya, sebagai pesepeda yang ingin menggunakan haknya untuk membelok atau menyeberang, kita harus melihat langsung ke arah wajah pengendara kendaraan yang lain, setidaknya hal itu akan membuat mereka memberi perhatian lebih kepada pesepeda yang ingin menyeberang / membelok.

(diolah dari www.bicycling.com)