Tour de France 2019 diawali di Brussels sebagai Penghargaan untuk Eddy Merckx

Eddy Merckx yang kini berusia 71 tahun (via Tim de Waele / TDWsport.com).

Sepertinya perlu untuk dicatat di agenda bahwa Tour de France 2019 akan dimulai dari Brussels, sekaligus untuk memperingati 50 tahun kemenangan pertama (dari lima kali juara) Eddy Merckx di Tour de France.

Penyelenggara Tour de France dan politisi Brussels mengadakan konferensi pers pada hari Selasa yang lalu.

“Eddy (Merckx) adalah idolaku,” ujar Bernard Hinault, yang juga memenangi Tour de France lima kali. “Sebuah kehormatan bisa membuatkan ajang penghargaan untuknya.”

Start yang dilakukan di Brussels juga menandai 100 tahun digunakannya jersey kuning sebagai penanda pimpinan klasifikasi pembalap. Brussels menjadi kota dimulainya Tour de France pertama kali pada 1958, dan sebelumnya pernah menjadi tuan rumah etape pada 1947. Sejak saat itu, Brussels telah menjadi bagian dari penyelenggaraan Tour de France sebanyak 10 kali.

“Aku sangat emosional, dan kuharap aku masih hidup,” ujar sang legenda, Eddy Merckx, sembari bercanda; kini berusia 71 tahun.

Direktur Tour de France, Christian Prudhomme, berkata, “Hal ini hal yang terbaik yang bisa kami lakukan sementara ini. Eddy Merckx adalah pembalap yang luar biasa…”

Konferensi pers tersebut menghapus spekulasi yang timbul tentang kota mana yang akan menjadi garis start Tour de France 2019. Di tahun 2017 ini Tour de France akan dimulai di Duesseldorf, Jerman, pertama kalinya bagi Jerman menyelenggarakan Grand Depart setelah Berlin di tahun 1987. Tahun 2018 akan dimulai di Vendee di wilayah Pays de la Loire di Prancis bagian barat.

Di ajang Grand Tour yang lain, detail mengenai garis start di tahun depan masih menjadi sebuah pekerjaan bagi penyelenggaranya. Vuelta a Espana 2017 akan diawali di Nimes, Prancis, sedangkan Giro d’Italia 2018 diperkirakan akan diawali di salah satu perbatasan Italia dengan negara tetangga.

(diolah dari www.velonews.com)