Cinta pada Pandangan Pertama : SRAM GX Eagle

Foto-foto via www.bikemag.com.

Sepertinya kabar tentang drivetrain yang satu satu ini sudah banyak terdengar di kalangan pecinta sepeda gunung 1 – 2 hari yang lalu. Mari coba kita intip lagi…..

SRAM mulai meninggalkan penggunaan front derailleur dengan munculnya drivetrain seri Eagle ini, yang memiliki rasio gear sama dengan yang menggunakan double chainring, namun dengan kesederhanaan tampilan single chainring. Dengan harga ‘perkenalan’ yang hampir mencapai US$1.200, Eagle tampak seperti drivetrain 1x lainnya, namun banyak penyuka sepeda gunung berkata bahwa memakai Eagle bisa membuat mereka ‘terbang ke bulan’.

GX Eagle secara resmi akan dirilis ke pasaran pada Agustus mendatang, menjadi yang ketiga dengan format 1x dan dengan harga yang lebih terjangkau. Pada 2013, SRAM mengeluarkan single-ring group yang pertama, XX1, dan kali ini X01 lebih hemat sekitar US$200.

GX Eagle lebih hemat US$200 hanya pada sprocketnya saja jika dibandingkan dengan X01. Lebih jauh lagi, harga satu groupset X01 Eagle bisa untuk mendapatkan hampir dua groupset GX Eagle.

Ada alasan kenapa harga GX Eagle hampir separuh dari X01 Eagle. Kenapa? Karena GX Eagle jauh lebih berat bobotnya, sekitar 15 persen lebih berat daripada X01 Eagle. Sebagian besar bobot itu ‘disumbangkan’ oleh sprocket dan crank, yang masing-masing hampir 100 gram lebih berat daripada X01 Eagle. Rear derailleurnya lebih berat 14 gram daripada X01 Eagle. Crank GX Eagle yang terbuat dari aluminium akan nampak bedanya jika disandingkan dengan crank X01.

Kesan pertama GX Eagle
Jika dibandingkan dengan seri SRAM lain yang menggunakan 10 speed atau 11 speed, seharusnya ada feel saat shifting yang lebih kasar, kurang akurat dan kurang responsif. Namun tidak dengan GX Eagle. Misalkan mencobanya dengan menutup mata, mungkin tak akan terasa bedanya dengan X01 Eagle. Shiftingnya sangat responsif, cepat, akurat dan konsisten, bahkan pada saat dioper ke gigi sprocket yang terbesar, 50t. Cycling enthusiast yang mau berpikir pasti akan memilih yang lebih murah, dengan kualitas yang setara dengan seri di atasnya.

Satu hal positif lain tentang groupset ini adalah akan menarik perhatian lebih banyak orang untuk mau mencoba dan menggeluti sepeda gunung. Kesederhanaan single-ring drivetrain akan disukai para pesepeda pemula. Namun untuk rasio gear, XX1 dan X01 Eagle menawarkan pilihan yang sepertinya akan lebih disukai oleh pesepeda pemula.

Meskipun mungkin rasio gearnya tak akan terlalu nyaman bagi pemula, namun ada perbaikan yang nyata jika dibandingkan dengan XX1 dan X01 Eagle yang keluar tahun lalu. Konstruksi dan bentuk gigi atau tooth diklaim akan membuat komponen (sprocket dan rantai) bertahan lebih lama alias lebih awet, serta suaranya lebih lembut.

Crank GX Eagle
Terbuat dari aluminium seri 7000, crank arm GX Eagle sepertinya tak akan memenangi kontes inovasi desain, namun fungsinya bisa diandalkan. Teknologi cold-forged direct-mount chainring lebih terjangkau daripada CNC chainring, dan hanya 10 gram lebih berat; selisih yang mungkin tak akan terasa.
Berat : 610 – 662 gram, tergantung chainring dan panjang crank arm.
Harga : US$120 – 170, tergantung uliran untuk pedal.
Panjang crank arm : 165 mm, 170 mm, 175 mm.

Rear derailleur GX Eagle
Perbedaannya dengan X01 Eagle adalah, X01 menggunakan per titanium, cage aluminium, baut aluminium, dan tampilan finishing yang menarik, sedangkan GX Eagle memakai per besi, cage aluminium, baut besi dan finishing yang tak terlalu detail dan menarik.
Gigi sprocket terbesar : 50t
Berat : 290 gram
Harga : US$110

Shifter GX Eagle
Shifting X01 Eagle dan GX Eagle sangat mirip. Rasanya sama, hampir tak bisa dibandingkan, meskipun harga X01 Eagle hampir tiga kali lipat GX Eagle.
Berat : 122 gram.
Harga : US$40

Sprocket GX Eagle
Jika harga rata-rata sprocket baru dalam kisaran US$60, harga US$195 terasa sangat mahal, namun dari harga tersebut didapat banyak keunggulan dan kemudahan, dan jauh lebih murah daripada harga US$350. Rasio gear GX Eagle sama dengan X01 Eagle. Perbedaannya adalah pada bahan yang digunakan, X01 menggunakan bahan chromoly pada 11 gigi awal, sedangkan GX Eagle tidak, meskipun gigi 50t sama-sama memakai bahan aluminium. Hal ini membuat bobot GX Eagle lebih berat daripada X01 Eagle. Namun soal performa, tak ada perbedaan nyata.
Berat : 450 gram.
Harga : US$195
Range gigi : 12 speed, 10 – 50t.

(diolah dari www.bkemag.com)