Servis Sepeda ‘Mobile’ dan Dampaknya pada Bengkel Sepeda Konvensional

Ilustrasi via cyclingtips.com.

Konsepnya sederhana dan to the point : bengkel mobile yang siap datang ke rumah dan mengatasi segala masalah yang terjadi pada sepeda, yang akan menghemat waktu dan tak perlu repot untuk membawa sepeda ke bengkel. Perbaikan akan dilakukan oleh mekanik yang berpengalaman, dengan membawa mobil yang di dalamnya terdapat peralatan lengkap untuk mengatasi berbagai masalah pada sepeda. Pemesanan atau pemanggilan bisa melalui sarana online atau telepon. Terdapat biaya servis standard, namun kenyamanan yang didapat sang pemilik sepeda menjadi jaminannya.

Seperti berbelanja online di banyak situs yang menawarkan jasa semacam itu. Sang pemilik sepeda tak perlu beranjak dari rumah, bengkel yang akan datang…

Ya, sesederhana itu konsepnya. Namun bagaimana dampaknya terhadap bengkel sepeda konvensional? Sepertinya lebih rumit…..

Di Kanada, ada bengkel sepeda mobile dengan nama Velofix, sebuah jasa bengkel sepeda yang telah berkembang pesat di Amerika Utara di tahun yang lalu, dengan perkembangan 300 persen dari tahun sebelumnya. Velofix membuka bengkel mobilenya yang pertama pada 2013. Pada bulan Juni 2016, Velofix telah memiliki 50 bengkel mobile, dan di tahun ini, jumlah tersebut telah berlipat dua.

Velofix bekerjasama dengan beberapa merk komponen sepeda terkenal, seperti QBP, KHS, Hawley dan Highway Two, juga dengan SRAM, Shimano dan FSA, setiap bengkel Velofix memiliki stok barang dan display yang standard seperti bengkel konvensional. Beberapa aksesoris lain seperti kacamata dan helm juga tersedia, namun sepatu dengan ukuran yang spesifik belum tentu ada.

Beberapa bengkel Velofix juga melayani pembelian beberapa merk sepeda langsung dari pembuatnya, seperti Niner, Eddy Merckx, atau Van Dessel, dan akan dirakit dan diantar oleh bengkel mobilenya yang terdekat.

Velofix juga bekerjasama dengan Amazon untuk melayani penjualan komponen atau sepeda secara online. Penjualan secara online akan mendapatkan garansi pakai selama 30 hari.

Pasar (peminat sepeda) sepertinya menginginkan hal baru seperti itu. Lalu, bagaimana nasib bengkel konvensional?

Aaron Jacobs dari The Bicycle Trip di Santa Cruz, California, dan Jim Potter dari Boulder, Colorado, pemilik bengkel dan toko sepeda konvensional, menyatakan bahwa memang sudah seharusnya para pemilik bengkel konvensional mau menerima perkembangan jaman dan mau beradaptasi agar tetap bisa bersaing dan bertahan dalam bisnis tersebut…

(diolah dari cyclingtips.com)