Apakah Bersepeda adalah Cara Terbaik Atasi Stres?

Ilustrasi via totalwomenscycling.com.

Artikel oleh Lucy Bradford – totalwomenscycling.com

Bersepeda adalah tak ada yang bisa menyembunyikan fakta bahwa kantor atau tempat kerja adalah salah satu sumber stres. Faktanya, tahun lalu, 37,5 persen keluhan sakit yang terkait dengan pekerjaan disebabkan oleh stres. Namun, salah satu solusi mengatasi stres mungkin berada di atas sadel.

Latihan atau kegiatan fisik rutin, seperti bersepeda berangkat dan pulang kerja, dapat membantu tingkat stres tetap terkendali. Penelitian bersepeda adalah menunjukkan bahwa para pekerja atau karyawan yang juga aktif secara fisik 27 persen lebih jarang sakit daripada koleganya yang tak terlalu suka berkegiatan fisik.

Aktivitas fisik akan mengaktifkan dan memunculkan hormon-hormon seperti endorfin dan kortisol, yang berguna untuk mengontrol stres dan sekaligus meningkatkan mood. Terlebih lagi, latihan fisik bisa meningkatkan rasa percaya diri. Seperti hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Universitas Leeds, latihan fisik terbukti dapat membangkitkan semangat dan secara perlahan juga meningkatkan kemampuan fisik. Hasil lain penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa karyawan yang menyukai kegiatan fisik memiliki efisiensi kerja yang lebih bagus.

Mempertimbangkan bersepeda adalah dampak positif yang bisa didapat dari bersepeda ke tempat kerja, bukan menjadi kejutan jika dalam beberapa tahun terakhir, di kota London mencatatkan peningkatan jumlah orang yang beralih dari transportasi umum ke penggunaan sepeda, sebanyak 155 persen. Peningkatan ini tak hanya terjadi di London namun juga di kota-kota lain. Secara keseluruhan, hasilnya adalah 760.000 pesepeda komuter di seluruh Inggris Raya. Salah satu penyebab peningkatan tersebut adalah bertambahnya ketertarikan masyarakat terhadap kegiatan bersepeda setelah Olimpiade London 2012. 52 persen orang yang tertarik bersepeda menyatakan bahwa mereka terinspirasi dari kesuksesan tim balap sepeda Inggris Raya di ajang tersebut.

Jika alasan mngurangi stres tak terlalu menarik minat untuk bersepeda, mungkin dampak positif pada fisik akan membuktikannya lebih jauh lagi. Dalam sebuah penelitian selama lima tahun yang dilakukan oleh Universitas Glasgow, menemukan bahwa risiko terkena penyakit lebih rendah pada para pesepeda komuter daripada mereka yang menggunakan sarana transportasi umum seperti kereta api atau bus, dan kendaraan pribadi. Semakin sering bersepeda, semakin nyata dampak kesehatan yang akan didapat.

Bersepeda ke tempat kerja bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. CEO Randstad, Mark Bull, mengatakan, “Tak harus menjadi atlet profesional untuk bisa bersepeda. Sekadar bersepeda ke kantor akan bisa membuat tubuh bugar dan sehat, dan menikmati keasyikan meliuk-liuk di tengah keramaian jalan. Terlebih lagi dengan beberapa perusahaan yang mengenalkan “Cycling to work Scheme”, yang akan lebih membiasakan sepeda menjadi sarana transportasi harian.”