Mulai 2018, UCI Pangkas Jumlah Pembalap dalam Tim Grand Tour

Para pembalap di hari terakhir ajang Giro d'Italia 2017, di bulan Mei yang lalu (via Tim de Waele).

UCI mengumumkan pada hari Kamis minggu lalu bahwa setiap tim hanya boleh melibatkan delapan pembalapnya dalam ajang Grand Tour, mulai tahun depan (2018). Pertemuan Professional Cycling Council (PCC) di Jenewa, Swiss, menyetujui kebijakan tersebut. Pertemuan tersebut sekaligus juga membahas kalender balapan World Tour musim 2018.

Pada Giro d’Italia tahun depan, setiap tim hanya boleh mengikutsertakan delapan pembalapnya. Kebijakan itu juga akan diterapkan pada ajang Grand Tour lainnya, yaitu Tour de France dan Vuelta a Espana. Menurut PCC, pengurangan jumlah pembalap tersebut akan meningkatkan keamanan, baik bagi tim maupun bagi pembalapnya. Pada ajang Grand Tour tahun ini, setiap tim masih memiliki sembilan pembalap. Peraturan baru tersebut akan mengurangi jumlah pembalap total (yang mengikuti ajang Grand Tour) menjadi 176 pembalap. Ke depannya, UCI juga berencana akan mengurangi jumlah pembalap per tim pada ajang World Tour dan ajang Continental lainnya.

Tour of Poland menerapkan peraturan yang lebih ketat, bahwa setiap tim yang berlaga hanya boleh memiliki tujuh pembalap. Czeslaw Lang, direktur balapan Tour of Poland mengatakan, “Kami bahkan mengajukan usul kepada UCI pada 2013, bahwa perlu dicoba untuk hanya menyertakan enam pembalap per tim yang berlaga. Bisa dikatakan bahwa hal tersebut adalah sebuah pilot project, hanya menunggu evaluasi dan keputusan yang akhirnya diambil oleh UCI.” Tour of Poland adalah ajang World Tour yang akan diadakan pada 29 Juli hingga 4 Agustus.

(diolah dari www.velonews.com)