Ikatan Kuat antara Sepeda dan Pemiliknya

Foto via Widhie Nugroho / MTB Federal (grup Facebook).

Seorang peneliti dari sebuah universitas di Kanada menemukan bahwa terdapat ikatan emosional yang kuat antara pesepeda dan sepeda yang biasa dinaikinya.

Karly Coleman dari Universitas Alberta mewawancarai 28 pesepeda untuk mengungkap bagaimana seseorang terhubung perasaannya dengan kegiatan bersepeda dan sepeda yang dinaikinya.

Karly Coleman, yang juga memiliki sekitar 15 sepeda, menemukan bahwa karena pesepeda mengendarai sepedanya di wilayah perkotaan dengan tingkat rutinitas yang tetap atau terjaga, tanpa mereka sadari, mereka jadi tak terlalu memedulikan berapa lama mereka bersepeda, dan malah lebih memberi perhatian pada lingkungan di sekeliling mereka; bahkan lebih tinggi daripada para pengendara mobil.

“Mereka sangat mencintai apa yang mereka lakukan, berkeliling kota dan berinteraksi dengan lingkungan sekelilingnya, sebagai konsekuensi bahwa mereka selalu melewati tempat tersebut,” ujar Karly pada Metro News.

“Sebagai seorang pesepeda komuter, kita bisa mengenal lingkungan sekitar secara lebih intim, semakin hafal dengan beberapa tikungan yang dilewati, rambu-rambu lalu lintas yang menjadi penanda, bahkan hingga lubang di jalanan. Hal itu akan menjadi cara terbaik untuk mengenali lingkungan sekitar.”

Salah satu dampak positif dari bersepeda adalah terciptanya persahabatan dan pertemanan, serta pengalaman yang kuat yang diperoleh saat bersepeda.

“Hal itu akan memberi dorongan untuk bisa bersepeda lebih sering lagi,” tambah Karly. “Kita akan mendapatkan memori yang menyenangkan saat bisa bersepeda jauh bersama teman-teman. Mungkin perasaan dan pengalaman yang sudah dialami itu yang membuat hati hancur jika sepeda kesayangan sampai hilang.”

Karly Coleman menambahkan bahwa, tak seperti pengendara mobil yang jarang berinteraksi dengan pengendara kendaraan lain, pesepeda hampir pasti akan memberi salam bagi sesama pesepeda dengan membunyikan belnya, juga dengan pengendara lain, termasuk pengendara mobil, yang akan lebih menambah kepekaan sosial.

(diolah dari www.cyclingweekly.com)