Mengenang Sepeda Gunung Favorit 20 Tahun Yang Lalu

Klein Mantra Pro (via mbaction.com).

Dua puluh tahun yang lalu, suasana dunia sepeda gunung jauh berbeda dari apa yang ada sekarang. Bengkel custom kecil lebih dilirik para pesepeda gunung daripada sepeda pabrikan dari merek besar. Dan hal itu terus berlangsung hingga sepeda full suspension menarik perhatian para pesepeda gunung. Dari tahun 1997, ada beberapa sepeda gunung pabrikan yang bisa bersaing di kejuaraan pada saat itu. Harganya berkisar antara US$3.500 hingga US$8.000, dilengkap dengan drivetrain mumpuni, tubing Easton butted, teknologi thermoplastic dan aksesoris lain yang sangat menarik di saat itu. Memang sepeda-sepeda ini bukanlah sepeda yang murah, namun teknologi yang diterapkan di sepeda tersebut menjadi jalan bagi berkembangnya teknologi sepeda gunung hingga seperti saat ini…

• Specialized S-Works C-3 FSR
Selama beberapa tahun sebelum 1997, Specialized melakukan riset untuk menemukan sepeda yang paling nyaman digunakan bersepeda gunung. Hingga akhirnya, di tahun 1997 diproduksi C-3 FSR. C-3 FSR memiliki frame karbon, dengan rear suspension travel yang mencapai 4 inci, dengan teknologi suspensi FSR yang sudah dipatenkan. Dengan harganya yang mencapai US$3.200, sepeda itu berada di kelas high-end, meskipun ‘hanya’ dilengkapi komponen Deore XT, namun bisa digunakan untuk balap cross country atau trail riding yang serius. Di saat itu, satu macam sepeda gunung bisa digunakan untuk beragam kegiatan mountain biking.

Ilustrasi via mbaction.com.

• Manitou FS
Pengaruh dari Doug Bradbury, pendiri Manitou, bisa dirasakan pada tahun 1997. Sepeda Manitou FS menggunakan frame dengan tubing Easton butted, dan dengan travel suspensi belakang yang sedikit kurang dari 4 inci. Bisa disebut bahwa sepeda itu cocok digunakan oleh cycle enthusiast yang benar-benar menyukai kegiatan offroad.

Ilustrasi via mbaction.com.

• Wheeler 9000 ZX
Wheeler bukanlah ‘pemain besar’ di dunia mountain bike, namun tidak di Amerika Serikat. Wheeler merilis seri 9000 ZX sebagai ‘mesin downhill’ yang ‘hanya’ seharga US$3.500 pada saat itu. Sepeda itu dilengkapi suspensi depan dan belakang, serta rem cakram Formula untuk mengatasi turunan yang curam. Satu hal yang kelihatan lucu bagi pesepeda gunung sekarang adalah, pada saat itu para penunggangnya memakai celana pendek lycra yang ketat. Bandingkan dengan saat ini yang memakai celana pendek gombrong.

Ilustrasi via mbaction.com.

• Klein Mantra Pro
Tak seperti mountain bike yang diproduksi Klein lainnya, yang menggunakan hardtail, Klein Mantra Pro menggunakan suspensi depan – belakang, dengan travel 4 inci pada suspensi belakangnya. Pada saat itu, bobotnya sekitar 21,5 pound, atau sekitar hampir 11 kg. Meskipun sudah menggunakan bahan karbon pada framenya, namun nyatanya ada banyak sepeda gunung saat ini, yang juga menggunakan frame karbon, memiliki bobot lebih berat daripada Klein Mantra Pro. 20 tahun sudah lewat sejak saat itu…..

(diolah dari mbaction.com).