6 Alasan untuk Makan Telur Lebih Banyak

Ilustrasi via Master Muscle Blog - Wordpress.com.

Bersepeda tak hanya membutuhkan tenaga, yang sebagian besar didapatkan dari karbohidrat. Otot yang terus bergerak dan terbiasa dengan gerakan tertentu saat bersepeda akan jadi lebih kuat dan berkembang jika didukung dengan asupan protein yang baik. Salah satu sumber protein yang utama adalah telur.

Namun bagi sebagian besar warga Amerika Serikat, telur dianggap dapat menyebabkan risiko penyakit jantung, karena kandungan kolesterolnya yang cukup tinggi. Alasan tersebut dibantah oleh hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa peneliti dari Universitas Wake Forest, yang menyatakan bahwa tak ada kaitan antara makan telur dengan penyakit jantung. Kenyataannya, banyak ahli kesehatan yang menyebut telur adalah makanan yang paling sempurna. Kombinasi antara putih dan kuning telur memberikan asupan vitamin, lemak sehat, mineral dan nutrisi lainnya. Semuanya ada di dalam satu paket yang rendah kalori.

Apa saja sih kebaikan lain dari telur?
• Mood boosting
Telur mengandung asam lemak omega-3, seng, vitamin B kompleks dan iodida; nutrisi yang saling bekerjasama untuk melawan rasa lelah dan membalikkan mood yang buruk.

• Menjaga kesehatan sistem otot
Telur adalah salah satu sumber makanan alami terbaik. Sebuah paket yang berisi protein pelindung dan pembangun otot, dengan kalori yang rendah. Vitamin B12 dalam telur juga membantu proses kontraksi otot. Hal yang sangat penting untuk mengayuh pedal.

• Menjauhkan diri dari kanker
Perempuan yang mengkonsumsi lebih banyak kolin – salah satu nutrisi yang terkandung dalam telur – 24 persen lebih rendah kemungkinannya untuk terkena kanker payudara, berdasaran sebuah penelitian terbaru. Satu butir telur mencukupi sekitar 30 persen AKG (angka kecukupan gizi) kolin dalam sehari. Sebagian besar kolin di dalam telur terkandung dalam kuning telur. Jadi, pastikan kuning telur sebagai ‘gong’ saat makan.

• Makanan bagi otak
Manfaat lain dari kolin adalah membantu menjaga ingatan di otak lebih kuat, juga akan melepaskan asetilkolin (sebuah neurotransmiter yang berfungsi mengisi dan mengingat kembali memori yang sudah tersimpan di otak). Omega-3 juga sangat bermanfaat bagi kesehatan otak.

• Menyehatkan mata
Telur adalah makanan yang kaya akan lutein dan zeaxanthin, zat antioksidan yang mencegah degenerasi makular dan katarak.

• Menjaga berat badan
Peneliti dari Universitas Negeri Louisiana menemukan bahwa orang yang mengalami obesitas (kegemukan) yang memilih telur sebagai menu sarapannya selama 5 hari dalam seminggu, kemungkinan penurunan berat badannya akan 65 persen lebih cepat, daripada mereka yang sarapan roti bagel. Penelitian lain dari Universitas Saint Louis juga mengungkap bahwa seseorang yang sarapan telur akan mengkonsumsi kalori yang lebih sedikit saat siang hingga sore harinya.

(diolah dari www.bicycling.com)