4 Tips Memilih Makanan Cepat Saji yang Sehat saat Bersepeda

Ilustrasi via ShutterStock.

Saat bersepeda, apalagi saat menempuh jarak yang jauh, tak jarang kita tergoda untuk mampir di warung, restoran, atau gerai makanan cepat saji yang ada di tepi jalan, untuk memenuhi kebutuhan biologis, sekaligus mengembalikan tenaga yang hilang karena terus menerus mengayuh pedal. Makanan cepat saji bisa menjadi pilihan yang efektif, karena penyajiannya yang cepat, sehingga lebih menghemat waktu, apabila memang sedang mengejar target waktu tertentu. Menurut Chris Rosenbloom, Ph.D, RD, CSSD, dari Universitas Negeri Georgia, pilihan makanan yang cerdas bisa ditemukan di mana saja, tergantung kita yang mampu memilih dan memilah.

“Berhenti sebentar sambil menikmati makanan cepat saji bisa jadi salah satu pilihan bagi para pesepeda sembari beristirahat, dan di semua tempat bisa saja ditemukan makanan cepat saji yang menyehatkan,” ujarnya. “Kadang, makanan cepat saji di sebuah warung kecil malah lebih menyehatkan daripada yang ada di restoran cepat saji.”

Bagaimana tipsnya?

• Melihat komposisi makronutrien
Secara umum, kita akan memilih makanan yang bisa dicerna dengan cepat, karena kita segera membutuhkan tenaga untuk digunakan mengayuh pedal lagi. Cukup karbohidrat, cukup protein, namun jangan terlalu banyak kandungan lemak, karena akan memperlambat pencernaan. “Sebaiknya hindari juga makanan yang mengandung banyak serat, karena lebih lama dicerna di dalam perut,” ujar Chris Rosenbloom.

• Jika perlu, unduh aplikasi
Kemajuan teknologi, apalagi ditunjang dengan koneksi internet yang cepat, membuat manusia sedikit banyak bergantung pada internet dan dunia maya. Jika kurang yakin dengan kandungan nutrisi dalam bahan makanan yang disajikan, maka unduh saja beberapa aplikasi yang disediakan oleh beberapa gerai makanan cepat saji. Saat ini, kebanyakan gerai cepat saji yang menyediakan aplikasi tersebut berbasis di Eropa dan Amerika Serikat, serta beberapa negara maju di Asia.

• Hindari makanan yang digoreng
Gorengan atau makanan lain yang diolah dengan cara digoreng memang akan membuat lidah bergoyang, meskipun tak semuanya buruk, namun sebaiknya makanan seperti itu dihindari pada saat bersepeda. “Segala makanan dengan embel-embelcrispy” atau ”crunch”, atau ”kriuk”, menunjukkan bahwa makanan itu digoreng. Makanan yang digoreng akan dicerna lebih lama. Padahal pesepeda butuh sesuatu yang cepat dicerna,” ujar Chris Rosenbloom.

• Ayam dan telur jadi pilihan yang bagus
Telur adalah pilihan terbaik, karena mengandung protein dan lemak yang cukup untuk menunjang kegiatan seharian. Apalagi jika disajikan sebagai menu sarapan. Ayam juga menjadi pilihan tepat yang selanjutnya.

(diolah dari www.bicycling.com)