Masa Depan yang Belum Jelas bagi Cannondale – Drapac di Musim 2018

Tim Cannondale - Drapac (via Getty Images).

Tim World Tour asal Amerika Serikat, Cannondale – Drapac, kini dalam situasi yang ragu, dengan sponsor yang mengundurkan diri untuk musim 2018 nanti. Saat ini, belum jelas apakah di musim depan tim tersebut akan ikut berlomba. Dilaporkan Cyclingnews, tim tersebut membutuhkan setidaknya US$7 juta untuk bisa mengikuti perlombaan musim depan.

Dari laporan media Belanda, De Telegraaf, bahwa pembalap dan staf tim Cannondale – Drapac, termasuk yang kontraknya berakhir lebih dari akhir tahun ini, tiba-tiba mendekati tim yang lain. Tim merilis pernyataan pada hari Sabtu yang lalu mengenai masa depan Slipstream Sports, perusahaan yang menaungi Cannondale – Drapac.

“Pada hari Sabtu pagi, Slipstream Sports memberitahu semua pembalap dan staf tentang masa depan perusahaan yang belum jelas. Sehari sebelumnya, pihak perusahaan menerima berita yang kurang mengenakkan dari calon partner yang akan memberi dukungan di musim 2018. Tanpa dukungan calon partner tersebut, perusahaan tak bisa memastikan kondisi finansial untuk musim depan,” tulis pihak perusahaan dalam rilisnya.

“Kami tetap berharap bahwa kondisi ini bisa segera teratasi dalam beberapa hari mendatang dan tim bisa segera mendapatkan calon sponsor baru. Namun, dengan kondisi yang belum jelas dan belum adanya kepastian, kami memberi kebebasan bagi pembalap dan staf untuk memilih pilihan terbaik yang mereka inginkan.”

“Satu hal yang sudah jelas. Sponsor yang saat ini menjadi pendukung (Cannondale, Drapac, Oath, POC), semua berkomitmen untuk mendukung tim di musim balap 2018. Para sponsor tersebut tetap mendukung tim, namun tanpa adanya kenaikan atau penambahan nilai sponsor.”

Cannondale – Drapac baru-baru ini mengumumkan bahwa Rigoberto Uran memperpanjang kontraknya hingga 3 tahun ke depan. Jika tim tidak bisa memenuhi kebutuhan membalapnya, maka dia boleh pindah atau dikontrak oleh tim lain. Rumornya, Rigoberto Uran sempat menjalin komunikasi dengan tim Astana. Dylan van Baarle juga menandatangani kontrak barunya di Cannondale – Drapac.

Skuad lengkap Cannondale – Drapac 2017 :
• Alberto Bettiol – bergabung dengan BMC Racing di 2018
• Patrick Bevin – habis kontrak di 2017
• Nathan Brown – habis kontrak di 2017
• Brendan Canty – kontrak habis di musim 2018
• Hugh Carthy – kontrak habis di musim 2018
• William Clarke – habis kontrak di 2017
• Simon Clarke – habis kontrak di 2017
• Lawson Craddock – habis kontrak di 2017
• Joe Dombrowski – kontrak habis di musim 2018
• Davide Formolo – bergabung dengan Bora-Hansgrohe di 2018
• Alex Howes – habis kontrak di 2017
• Kristijan Koren – bergabung dengan Bahrain-Merida di 2018
• Sebastian Langeveld – kontrak habis di musim 2018
• Ryan Mullen – habis kontrak di 2017
• Taylor Phinney – kontrak habis di musim 2018
• Pierre Rolland – kontrak habis di musim 2018
• Thomas Scully – habis kontrak di 2017
• Toms Skujins – habis kontrak di 2017
• Tom Jelte Slagter – bergabung dengan Dimension Data di 2018
• Andrew Talansky – kontrak habis di musim 2018
• Rigoberto Urán – baru saja memperpanjang kontrak 3 tahun
• Tom Van Asbroeck – kontrak habis di musim 2018
• Dylan van Baarle – baru saja memperpanjang kontrak 2 tahun
• Sep Vanmarcke – kontrak habis di musim 2018
• Davide Villella – bergabung dengan Astana Pro Team di 2018
• Wouter Wippert – habis kontrak di 2017
• Michael Woods – habis kontrak di 2017

(diolah dari www.cyclingnews.com)