Apakah Makanan Tertentu Memengaruhi Metabolisme?

Teh hijau (via VKool.com).

Salah satu mitos di bidang gizi dan nutrisi adalah makanan tertentu dapat memengaruhi metabolisme. Kenyataannya, tak ada makanan yang secara signifikan akan mempercepat atau memperlambat metabolisme tubuh, biarpun makanan itu secara rutin dimakan, atau tidak dimakan sama sekali.

Jangan percaya bahwa kangkung dapat memperlambat metabolisme, karena alasan sebenarnya bukan itu. Kangkung tak akan berpengaruh apapun terhadap metabolisme tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi kangkung sebelum sajian makanan utama, seperti ca kangkung, akan membuat perut terasa lebih kenyang, sehingga akan mengambil makanan utama dengan porsi lebih sedikit. Setidaknya, total kalorinya akan 10 persen lebih sedikit. Secara tidak langsung, kangkung menjadi bahan makanan yang baik jika memang ingin mengurangi berat badan.

‘Kepercayaan’ lain yang cukup terkenal adalah bahwa dengan meminum teh hijau secara rutin dapat mempercepat metabolisme. Teh hijau memiliki efek termogenik, artinya bahwa kandungan nutrisi dalam teh hijau dapat meningkatkan jumlah kalori yang terbakar di dalam tubuh melalui tenaga panas (panas tubuh). Namun, efek tersebut sangatlah kecil di dalam konteks program diet dan kehidupan sehari-hari.

Jika memang ingin mencari cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme, lebih baik fokus untuk berlatih angkat berat untuk membentuk otot-otot tubuh. Demikian pula dengan bersepeda. Latihan sepeda dengan teknik tertentu dapat membentuk otot-otot kaki, yang akan sangat berguna jika suatu ketika mengikuti perlombaan sepeda. Latihan fisik yang intens akan meningkatkan metabolisme tubuh, dan tubuh akan tetap terasa bugar hingga beberapa jam setelahnya.

—– —– —– —– —–

Tulisan tersebut dibuat oleh Mike Roussell, Ph.D., ahli nutrisi di majalah “Men’s Health”.

(diolah dari www.bicycling.com)