8 Masalah yang Dihadapi Pesepeda Bertubuh Pendek

Ilustrasi via Gumtree.

Bersepeda, sebagai salah satu bentuk olahraga, tentu saja terkait erat dengan ukuran. Apapun ukuran, mulai dari yang terkait dengan frame, hingga ke aksesoris sepeda lainnya. Pesepeda bertubuh pendek memiliki masalahnya sendiri; mulai dari kesulitan saat akan menaruh sepeda ke atas rak, hingga toe overlap. Penasaran? Berikut beberapa di antaranya…..

• Sulit mencari ukuran yang kecil-nya pas
Tantangan pertama bagi pesepeda bertubuh pendek adalah menemukan ukuran frame yang pas. Akan lebih bagus lagi jika bisa sekaligus melakukan bike fitting. Untuk sepeda MTB di Indonesia, ukuran yang paling kecil adalah ‘S’, pun sebenarnya juga sangat variatif antara merk satu dengan yang lainnya. Setelah ketemu dengan frame yang pas, komponen dan aksesoris lainnya bisa segera disesuaikan.

• Toe overlap
Biasanya, sepeda yang lebih kecil berarti hanya ukuran framenya saja yang semakin kecil, namun bukan ukuran rodanya. Dengan ukuran frame yang lebih kecil namun memakai ukuran roda yang sama, maka posisi pedal akan semakin dekat dengan roda atau ban, dan kadang ujung kaki akan menyenggol ban saat membelok.

Ilustrasi via Tamia Nelson’s Outside.

• Susah menaruh sepeda ke atas rak
Pesepeda bertubuh pendek pasti akan kesusahan saat akan menaruh sepedanya di atas rak yang terdapat di atas kap mobil. Mungkin perlu memanjat kursi kecil, atau naik ke kursi depan, agar bisa meletakkan sepeda di atas mobil. Demikian juga dengan rak dinding, agar sepeda bisa menggantung di dinding dan menghemat tempat. Dengan peletakkan tempat yang tinggi agar sepeda tidak tersenggol saat berkegiatan di bawahnya, pesepeda bertubuh pendek mungkin harus minta tolong pada orang lain untuk mencantolkan sepedanya di rak itu.

Ilustrasi via Argos.

• Naik ke atas sadel pun susah
Meskipun framenya pas, namun ‘menaikkan’ dan ‘memposisikan’ badan ke atas sadel tetap saja bisa jadi hal yang sulit. Jika tak berhati-hati, bisa saja terjatuh karena tak seimbang dan kaki tak bisa menjangkau permukaan tanah dengan aman.

• Tak bisa meminjam sepeda yang ukurannya lebih besar
Seringkali saling mencoba dan meminjam sepeda teman yang lain adalah hal yang menyenangkan. Namun, hal itu bisa membuat frustasi pesepeda bertubuh pendek, karena, tentu saja, mereka tak akan bisa mencoba dan meminjam sepeda temannya yang bertubuh lebih tinggi.

Ilustrasi via bikeradar.com.

• Sepeda yang kecil jadi bahan lelucon
Bisa jadi, mungkin, teman lain yang tubuhnya lebih tinggi akan seperti anak-anak saat mengendarai sepeda dengan ukuran frame yang kecil…..

• Sulit melakukan trik
Sebagai analogi, pesepeda dan sepedanya yang berukuran lebih besar pasti bisa melakukan bunny hop lebih tinggi daripada pesepeda dan sepedanya yang berukuran kecil.

• Sulit memasang aksesoris yang cocok
Ukuran frame yang lebih kecil berarti ruangan atau tempat yang lebih sempit untuk menaruh tas segitiga di frame. Iya ‘kan?

(diolah dari www.bicycling.com)