Eurobike 2017 : BMX Retro dari Haro

Haro Lineage Team Sport yang dibanderol 1.399 Euro (via singletrackworld.com).

Bukan MTB, dan jelas bukan sepeda balap. Ajang pameran sepeda Eurobike tak hanya didominasi oleh MTB dan sepeda balap. Ada banyak inovasi yang dipamerkan, juga disiplin sepeda lainnya, salah satunya BMX.

Di E-bay, BMX second mungkin hanya akan dihargai £25, dan mungkin dibutuhkan biaya yang bisa mencapai £250 untuk membuatnya kembali kinclong dan memiliki komponen dan aksesoris yang berfungsi sekaligus berkelas. Lebih sulit lagi jika memang menginginkan komponen yang juga retro, yang masih bisa berfungsi baik hingga sekarang. Biaya untuk ‘berburu’ komponen lawas, juga waktu, pasti akan lebih mahal. Berbeda dengan dua sepeda BMX Haro ini. Meskipun baru, namun tetap ‘retro’, dan harganya sangat luar biasa, €1400. Tampilannya sangat ‘menyejukkan mata’, dengan desain yang terlihat sangat klasik, crank dengan tiga baut, dan pilihan kombinasi gigi cranksprocket yang dirasa paling pas, 28 / 9T.

Toptube dengan desain yang klasik.
Catnya pun sangat detail dan berkualitas bagus, bahkan garis tipis di seatstay terlihat sangat rapi.

Lineage Team Master, yang memiliki desain frame yang sedikit berbeda. Di kedua sepeda, terpasang komponen yang sama berikut ini :
• Fork Lineage chromoly, dengan steerer tube internal threaded, dan jalur perkabelan internal.
Handlebar Lineage Freestyler chromoly, dengan stem Haro Lineage CNC aluminium.
Crankarm 2017 Lineage 175 mm dengan tiga baut, dengan chainring Haro Lineage Compact Disc 28T CNC aluminium.
• Kombinasi gear depan – belakang : 28T / 9T.
Hub depan dan belakang Lineage, dengan rim aluminium double-wall Haro Sala.
• Sadel Haro Lineage dan seatpost Lineage Tri-pod.
• Rantai super ringan KMC K71 OSL
• Rem Dia-Compe FS996 dengan brake lever Tech77.
Seatclamp aluminium Haro Lineage.

Lineage Team Master juga dibanderol dengan harga yang sama, 1.399 Euro.
Perbedaan mendasar terdapat pada bagian toptube-nya.
Internal routing pada bagian fork.
Warna crankarm dan rem belakang terlihat sangat khas jaman dahulu.

(diolah dari singletrackworld.com)